Jangan Lakukan Hal Terlarang Ini Saat Berada di Gedung Perundingan Linggarjati Kuningan

"Kami pasang papan larangan itu di setiap bagian gedung," kata Sukardi kepada Tribun Jabar, Jumat (10/8/2018).

Jangan Lakukan Hal Terlarang Ini Saat Berada di Gedung Perundingan Linggarjati Kuningan
Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
Meja notulen yang digunakan saat perumusan Perjanjian Linggarjati antara Indonesia dan Belanda di Gedung Perundingan Linggarjati di Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, Jumat (10/8/2018). 

"Itu untuk menjaga kondisinya agar sama seperti dulu," ujar Sukardi.

Untuk memasuki Gedung Perundingan Linggarjati, pengunjung cukup membayar tiket seharga Rp 5 ribu perorang.

Tidak usah khawatir karena di gedung tersebut tidak ada larangan untuk berfoto meski ada banyak larangan duduk atau memasuki ruangan.

Untuk diketahui, Perundingan Linggarjati antara Indonesia dan Belanda itu menghasilkan beberapa keputusan yang saat ini biasa disebut Perjanjian Linggarjati.

Di antaranya, Belanda mau mengakui secara de facto Republik Indonesia dengan daerah kekuasaan meliputi Madura, Sumatera, dan Jawa.

Selain itu, Belanda sudah harus pergi meninggalkan daerah de facto tersebut paling lambat pada 1 Januari 1949.


Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help