Dua Penampung Air di Desa Slangit Tidak Bermanfaat Bagi Warga

Dua penampung air atau sistem penyediaan air minum (SPAM) di Desa Slangit, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon tidak bermanfaat bagi warga.

Dua Penampung Air di Desa Slangit Tidak Bermanfaat Bagi Warga
Tribun Jabar/Siti Masithoh
Kepala Desa Slangit, Sura Maulana, saat menunjukkan penampung air di Desa Slangit yang tidak berfungsi, Jumat (10/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Dua penampung air atau sistem penyediaan air minum (SPAM) di Desa Slangit, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon tidak bermanfaat bagi warga.

Kedua penampung air dari program Weslic dan Pamsimas tersebut tidak bermanfaat sejak bangunan tersebut didirikan.

Kepala Desa Slangit, Sura Maulana, mengatakan, penataan pembangunan kedua penampung tersebut tidak sesuai tata letak.

Ini Daftar Kereta Api dalam Tarif Spesial Promo Merdeka di Wilayah PT KAI Daop 3 Cirebon

Jadwal Siaran Langsung Final Piala AFF U-16, Indonesia Vs Thailand di Stadion Gelora Delta

Pasalnya, bangunan tersebut berdiri di lokasi yang jauh dari sumber air sehingga menghambat proses pengelolaan sejak bangunan berdiri.

Tak hanya itu, bangunan yang bertujuan untuk menampung air bersih tersebut tidak dapat menyalurkan setetes air pun untuk warga.

"Kualitas pipa untuk sarana penyaluran air seolah dibuat asal-asalan sehingga kedua penampung tidak dapat dimanfaatkan secara optimal," ujar Kepala Desa Slangit, Sura Maulana, saat ditemui di Desa Slangit, Jumat (10/8/2018).


Akibat kondisi tersebut, ia menyarankan agar pemerintah daerah dapat memberikan program bantuan.

"Bantuan diharapkan dapat membuat lahan di sekitar penampung air memiliki sumber air bersih," ucapnya. (*)

Penulis: Siti Masithoh
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help