Pilpres 2019

Cuitan soal 'Jenderal Kardus' kabarnya Akan Dibawa ke Ranah Hukum, Ini Kata Sekjen Demokrat

Hinca Pandjaitan kemudian menegaskan bahwa pernyataan Andi merupakan pernyataan seorang kader partai.

Cuitan soal 'Jenderal Kardus' kabarnya Akan Dibawa ke Ranah Hukum, Ini Kata Sekjen Demokrat
DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.com
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Deni Saputra

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Polemik kicauan Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief  di twitter soal sebutan Jenderal Kardus kepada Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dikabarkan berbuntut panjang.

Pasalnya, banyak isu yang beredar bahwa PKS dan PAN akan membawa persoalan tersebut ke ranah hukum.

Menanggapi hal tersebut, Sekjen Partai Demokrat Hinca Pandjaitan mengaku mempersilakan siapa pun, termasuk PAN dan PKS, untuk membawa persoalan tersebut ke ranah hukum.

"Kalau soal hukum itu hak siapa pun," ujar Hinca di KPU, Jakarta Pusat, Jumat (10/8/2018).

Hinca Pandjaitan kemudian menegaskan bahwa pernyataan Andi merupakan pernyataan seorang kader partai.

"Saya tidak bilang kalau itu sikap partai, saya bilangnya dia (Andi Arief) itu wasekjen. Semua kader di mana pun kan boleh bicara," tambahnya.

Sebelumnya, pada Kamis malam, Andi Arief kembali menyinggung soal julukan darinya untuk Prabowo, yakni Jendedal Kardus, yang dikeluarkannya di lini masa Twitter dan sempat membuat publik heboh jelang pendaftaran capres-cawapres.

"Kami mencium adanya politik tidak sehat yang kami sebut dengan Jenderal Kardus," ujarnya.

Saat ditanya apakah sebutan Jenderal Kardus itu merupakan sikap pribadi atau sikap partai, Andi memilih opsi yang kedua.

"Ini sikap resmi partai," pungkasnya.(*)

Editor: Ravianto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help