Iduladha

Belum Diperiksa Petugas, Pedagang Ini Klaim Dombanya Sudah Sehat

Meski dombanya belum diperiksa oleh petugas, Eko Aning (28), mengklaim, domba yang dijualnya sudah layak untuk dijadikan hewan kurban dan dikonsumsi.

Belum Diperiksa Petugas, Pedagang Ini Klaim Dombanya Sudah Sehat
Tribun Jabar/ Yongky Yulius
Eko Aning (28), penjual domba kurban di Jalan Terusan Jakarta, Kota Bandung, Kamis (9/8/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius

TRIBUBJABAR.ID, BANDUNG - Meski dombanya belum diperiksa oleh petugas, Eko Aning (28), mengklaim, domba yang dijualnya sudah layak untuk dijadikan hewan kurban dan dikonsumsi.

Dia mengaku menerapkan beberapa perlakuan khusus agar dombanya tetap sehat.

"Jadi domba saya itu yang hari ini dipajang, misalnya 20 ekor, besoknya enggak akan dipajang lagi. Karena kan nanti takut sakit kalau terus-terusan dipajang. Jadi, domba yang sudah dipajang, sampai jam lima sore, langsung dimasukkan lagi ke kandang. Nah, besoknya, domba yang tadinya di kandang, dipajang di sini, jadi gantian," ujarnya saat ditemui Tribun Jabar di lokasi dia berjualan di Jalan Terusan Jakarta, Kota Bandung, Kamis (9/8/2018).

Dalam memilih domba sebagai hewan kurban, dia juga mengingatkan pembeli agar jeli memeriksa kondisinya.


PSI dan Perindo Dicoret dari Daftar Partai Pengusul Jokowi-Maruf Amin

Pastikan, domba yang hendak dibeli sudah bebas dari penyakit.

"Tim dari dinas biasanya 10 hari atau seminggu datang ke sini untuk memberi vaksin. Tapi, pembeli juga harus jeli. Harus lihat kesehatan. Misal, kalau mata berair, itu dombanya sakit, tapi enggak parah. Kalau sakit parah, biasanya dombanya enggak mau makan," katanya.

Adapun domba yang dijual oleh Eko, adalah domba berukuran kecil seharga Rp 2,5 juta- Rp3 juta dan domba besar seharga Rp 4,5 juta-Rp4,75 juta.

Dia juga menjual domba kualitas grade A dengan berat hampir 1 kuintal seharga Rp 10 juta.

Selain Menyanyi, Marion Jola Ingin Berbisnis Kosmetik

"Ini saya enggak beli domba dari peternak karena mahal, saya beli ke bandar. Saya keliling mulai dari Pangalengan sampai Ciwidey, biar harganya murah," kata pria yang sudah 10 tahun berjualan domba menjelang Idul Adha.

Di lokasi penjualan, domba-domba kurban itu terlihat dijajarkan dan diikat.

Rumput terlihat disimpan persis di depan domba itu.

Para penjual tampak menunggui domba yang dijajakan tersebut.

Sambut Hari Kemerdekaan RI, Sejumlah Pelajar Melukis di Gang Sempit Kota Bandung

Penulis: Yongky Yulius
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help