Bagian Dalam Gedung Perundingan Linggarjati Diklaim Masih Sama Seperti 1946, Begini Kondisinya

Misalnya, meja dan kursi di ruang utama yang terlihat dipasangi tiang setinggi kira-kira 1 meter dan tali.

Bagian Dalam Gedung Perundingan Linggarjati Diklaim Masih Sama Seperti 1946, Begini Kondisinya
tribunjabar/ahmad imam baehaqi
Miniatur suasana perumusan Perjanjian Linggarjati antara Indonesia dan Belanda di Gedung Perundingan Linggarjati di Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, Jumat (10/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, KUNINGAN - Bagian dalam Gedung Perundingan Linggarjati di Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, diklaim masih sama persis seperti 1946, saat Perjanjian Linggarjati dirumuskan antara delegasi Indonesia dan Belanda.

Sejumlah meja dan kursi di gedung itupun tampak dipasangi penghalang.

Misalnya, meja dan kursi di ruang utama yang terlihat dipasangi tiang setinggi kira-kira 1 meter dan tali.

Pengedar Sabu Itu Disergap Polisi Saat Tempel Sabu di Patung Ikan Jalan Mohamad Ramdan Bandung

"Itu untuk penghalang agar pengunjung tidak duduk di kursk atau meja tersebut," kata Pengelola Gedung Perundingan Linggarjati, Sukardi, kepada Tribun Jabar, Jumat (10/8/2018).

Ia mengatakan, posisi berbagai perabotan di gedung tersebut masih sama seperti saat Perundingan Linggarjati dilaksanakan.


Gedung bercat putih itu mengadopsi gaya arsitektur khas Belanda, yakni jendela dan pintu berukuran besar.

Cat hijau pada pintu dan jendela gedung tersebut masih tampak jelas.

Sementara kaca pada jendela gedung terlihat kusam termakan usia.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help