Tuntaskan Masalah Stunting, Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Akan Lakukan Ini

Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon akan menggandeng SKPD lain untuk menuntaskan masalah stunting.

Tuntaskan Masalah Stunting, Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Akan Lakukan Ini
diskes.jabarprov.go.id
Ilustrasi: Stunting 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon akan menggandeng SKPD lain untuk menuntaskan masalah stunting.

Pasalnya, angka stunting di Kabupaten Cirebon masih tergolong tinggi yaitu mencapai 10,9 persen atau sebanyak 13 ribu balita.

Angka tersebut dianggap akan dapat dituntaskan apabila ada bantuan dari dinas lainnya.

Sule Jawab Gugatan Cerai Lina Hari Ini, Sang Istri Disebut Tak Akan Hadiri Persidangan

"Stunting itu masalahnya kan kekurangan gizi. Satu di antara faktornya adalah masalah ekonomi. Tentu di sana harus ada peran dinas lain. Misalkan Dinas Sosial bagaimana menangani masalah ruhtilahu di sana, Dinas Ketahanan Pangan bagaimana menciptakan pangan yang baik agar di sana tidak rawan pangan," ujar Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kabupaten Cirebon, Dr Edi S, saat ditemui di kantor Dinkes Kabupaten Cirebon, Rabu (8/8/2018).

Ia menambahkan, bukan hanya di Kabupaten Cirebon saja yang angka stuntingnya tinggi, melainkan di zeluruh wilayah di Indonesia.


"Indonesia itu masuk garis merah stunting, bukan hanya di Kabupaten Cirebon saja," ucapnya.

Pemkab Cirebon bersama Pemerintah Pusat menargetkan hingga tahun 2023 kasus stunting harus dapat dituntaskan.

Sejauh ini, masih banyak masyarakat yang tidak mengerti stunting baik dari penyebab serta dampak dari stunting sendiri.

"Makannya pembinaan kepada pasangan usia subur untuk memenuhi asupan gizi yang baik juga sangat diperlukan," katanya. (*)

Penulis: Siti Masithoh
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help