Menjadi Tempat Simulasi Antiteror, Subang Jadi Daerah Rawan Saat Asian Games 2018

Lokasi untuk cabor tersebut melintasi tiga kabupaten mulai dari Subang, Purwakarta dan Karawang.

Menjadi Tempat Simulasi Antiteror, Subang Jadi Daerah Rawan Saat Asian Games 2018
tribunjabar/haryanto
Suasana mencekam sesaat setelah bom meledak pada simulasi penanganan anti teror di Subang 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan venue di Kabupaten Subang menjadi daerah paling rawan saat pelaksanaan Asian Games 2018.

Diketahui bahwa jalur yang digunakan untuk cabor balap sepeda nantinya akan start dan finish di Subang.

Lokasi untuk cabor tersebut melintasi tiga kabupaten mulai dari Subang, Purwakarta dan Karawang. 

Jokowi Tak Akan Kenakan Baju Kotak-kotak saat Deklarasi Capres-Cawapres

Jarak yang jauh sekitar 145 kilometer dan menggunakan area outdoor, membuat Subang menjadi daerah paling rawan.

"Kenapa di Subang ? Karena dari pemetaan kerawanan, Subang adalah merupakan yang paling rawan," kata Agung saat ditemui usai simulasi penanganan teroris untuk Asian Games 2018 di Subang, Cigadung, Subang, Kamis (9/8/2018).


Oleh karena kerawanan itulah, jajarannya melakukan simulasi penanganan aksi terorisme dan pembebasan sandera di sebuah hotel di Jalan A.Yani, Subang.

Simulasi anti teror itu, kata Agung merupakan rangkaian rencana operasi Among Raga Lodaya 2018.

Operasi tersebut bertujuan untuk pengamanan seluruh aktivitas Asian Games 2018 yang nantinya akan dilaksanakan di beberapa daerah di Jabar.


"Paling tidak kami latihan di tempat yang dianggap rawan. Agar bisa selalu menciptakan situasi yang selalu kondusif bukan hanya di venue, tapi seluruh Jawa barat," katanya.

Pada gelaran simulasi yang menggambarkan situasi mencekam saat ada aksi teror itu melibatkan ratusan personel dari Polres Subang maupun Polda Jabar.

Mulai dari jajaran Reskrim, INAFIS hingga tim Jibom dan Raider yang berakting selayaknya pembebasan sandera dari teroris.

Penulis: Haryanto
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help