Mahkamah Konstitusi Tolak Gugatan Pilkada Cirebon dari Kalinga dan Dian Hernawa Susanty

Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan cabup dan cawabup Cirebon, Kalinga dan Dian Hernawa Susanty terkait perselisihan surat suara, Kamis (9/8)

Mahkamah Konstitusi Tolak Gugatan Pilkada Cirebon dari Kalinga dan Dian Hernawa Susanty
Tribun Jabar/Siti Masithoh
Komisioner Divisi Teknis KPU Kabupaten Cirebon Marzuki saat ditemui di kantor KPU Kabupaten Cirebon, Senin (30/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan cabup dan cawabup Cirebon, Kalinga dan Dian Hernawa Susanty terkait perselisihan surat suara, Kamis (9/8/2018).

Hal tersebut dikarenakan pengajuan permohonan yang melewati batas waktu yang sudah ditetapkan dalam UU nomor 10 tahun 2016 dan terkait peraturan MK.

Jelang Lawan Malaysia, Fachri Husaini Minta Pemainnya Fokus Hanya di Pertandingan

Komisioner KPU Kabupaten Cirebon, Marzuki, mengatakan, gugatan yang diajukan oleh paslon nomor satu itu tidak diterima oleh Mahkamah Konstitusi.

"Itu sesuai dengan nomor perkara 15/PHP.Bup/XVI/2018 yang memperkuat gugatan tersebut ditolak oleh MK yang dibacakan langsung oleh ketua hakim Anwar Usman," kata Marzuki saat dihubungi, Kamis (9/8/2018).

Setelah adanya putusan tersebut, KPU Kabupaten Cirebon akan menetapkan paslon pemenang pilkada sesuai dengan PKPU nomor 9 tahun 2017 tiga hari setelah putusan Mahkamah Konstitusi.

"Insyaallah kami akan menetapkan paslon pemenang pilkada pada tanggal 11 Agustus," katanya. (*)

Penulis: Siti Masithoh
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help