Ini Penyakit Paling Mematikan yang Mungkin Terjadi Saat Mendaki Gunung, Kenali Gejalanya

Hipotermia tak hanya menghantui pendaki gunung-gunung es/bersalju, tetapi juga di wilayah tropis seperti Indonesia.

Ini Penyakit Paling Mematikan yang Mungkin Terjadi Saat Mendaki Gunung, Kenali Gejalanya
istimewa via Tribun Travel
hipotermia 

TRIBUNJABAR.ID - Sebagai salah satu aktivitas fisik yang berat, mendaki gunung juga bisa mengundang beberapa jenis penyakit.

 Satu di antaranya adalah hipotermia.

Hipotermia tak hanya menghantui pendaki gunung-gunung es/bersalju, tetapi juga penduduk di wilayah tropis seperti Indonesia.

Saat di gunung-gunung wilayah tropis, gejala hipotermia pun tak cuma terjadi pada musim hujan, tetapi juga musim kemarau seperti jelang perayaan kemerdekaan RI ke-73 saat ini.

Untuk mengantisipasinya, ada baiknya kita kenali definisi dan gejala hipotermia terlebih dahulu.

Melansir laman Kompas.com, hipotermia tak hanya terjadi karena suhu dan ketinggian, tapi juga kondisi badan.

Hipotermia adalah kondisi ketika suhu bagian dalam tubuh berada di bawah 35 derajat Celcius.

Suhu dalam ini berbeda dengan suhu luar atau suhu kulit.

Segini Harta Kekayaan KH Maruf Amin, Cawapres Jokowi di Pilpres 2019

Suhu tubuh normal berkisar antara 36,5-37,5 derajat Celcius.

Saat kurang dari itu, respon tubuh untuk mengatur suhu akan aktif menyeimbangkan produksi panas dan kehilangan panas dalam tubuh.

Satu hal yang fatal adalah, banyak pendaki yang tidak sadar akan gejala hipotermia.

Halaman
123
Editor: Yudha Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help