Home »

Garut

SMK di Garut Harus Menggelar Bursa Kerja Khusus

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Garut, menghimbau kepada SMK di Kabupaten Garut untuk menggelar bursa kerja khusus (BKK)

SMK di Garut Harus Menggelar Bursa Kerja Khusus
Ilustrasi Pengangguran Terdidik dan Terdidik Menganggur 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Garut, menghimbau kepada SMK di Kabupaten Garut untuk menggelar bursa kerja khusus (BKK).

Hal tersebut dilakukan, agar setiap pihak sekolah mengarahkan muridnya setelah lulus dari sekolah dan memudahkan mendapat pekerjaan layak.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Garut, Raden Tedi, mengatakan bahwa BKK ini bisa dilakukan oleh pihak sekolah setelah ada izin dari pemerintah Kabupaten Garut.


Jumlah Bayi yang Lahir Saat Tanggal Cantik Lebih Banyak Dibanding Biasanya

"Nantinya di bursa kerja itu, mereka dibantu untuk mencari lapangan pekerjaan di perusahaan yang ada di Kabupaten Garut," kata Tedi di saat ditemui di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Disnakertrans Kabupaten Garut, Jalan Raya Samarang, Kabupaten Garut, Rabu (9/8/2018).

Sebelumnya, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Garut menggelar bursa kerja bagi lulusan SMK dari semua kompetensi keahlian.

Pada BKK tersebut, tersedia sekira 1.000 lowongan pekerjaan, terutama bagi lulusan SMK teranyar.

Sampai saat ini, sudah ada sekira 600 siswa mendaftar pada bursa kerja tersebut.

Dalam bursa kerja tersebut, pihak SMKN 1 Garut, menggandeng lebih dari 50 perusahaan yang bergerak dibidang, perbankan, perhotelan, perdagangan, pariwisata, otomotif, perkebunan, dan jasa.

Kepala Sekolah SMKN 1 Garut, Dadang Djohar Arifin, bursa kerja ini juga terbuka untuk masyarakat di luar lulusan SMK 1 Garut.

Supardi Nasir Tidak Masalah Main di Posisi Winger

"Job matching ini akan berlangsung mulai dari hari ini, Rabu (8/8/2018)," kata Dadang di gedung

Dadang mengatakan, pihak SMKN 1 Garut, enggan dituding hanya menciptakan lulusan yang hanya menjadi pengangguran saja.

"Ini adalah tanggung jawab kami juga, agar mereka benar-benar mendapatkan kerja," katanya.

"Yang belum mendapatkan pekerjaan, silahkan datang kesini, masih ada 400 lowongan lagi," kata Dadang.

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help