Sekira 13 Ribu Balita di Kabupaten Cirebon Menderita Stunting

Angka penderita stunting di Kabupaten Cirebon mencapai 10,9 persen dari 119 ribu balita yang ada di Kabupaten Cirebon.

Sekira 13 Ribu Balita di Kabupaten Cirebon Menderita Stunting
Tribun Jabar/ Siti Masithoh
Nizam Febriansyah (5), seorang balita penderita stunting, Blok Kalimati, Desa Walahar, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, Rabu (8/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Angka penderita stunting di Kabupaten Cirebon mencapai 10,9 persen dari 119 ribu balita yang ada di Kabupaten Cirebon.

Sehingga, jumlah penderita stunting sekira 13 ribu balita.

Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kabupaten Cirebon, Edi S., mengatakan bahwa jumlah tersebut merupakan angka yang tinggi.

Ada empat kecamatan dan 10 desa di Kabupaten Cirebon terkena kasus Stunting.

Persib Bandung Akhirnya Putuskan Ikuti Piala Indonesia tapi Tanpa Pemain Asing

Ke-10 desa tersebut yaitu Desa Walahar, Desa Sinarrancang, Desa Serang Kulon, Desa Sarabau, Desa Kudumulya, Desa Kudukeras, Desa Gempol, Desa Cipejeuh Wetan, Desa Bojongwetan, dan Desa Astanajapura.

"Sementara ini akan kami konsentrasikan dulu di 10 desa tersebut. Semua SKPD yang terkait akan memberikan bantuan, di antaranya Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Pertanian agar penuntasannya dapat diselesaikan," katanya saat ditemui di kantor Dinkes Kabupaten Cirebon, Rabu (8/8/2018).

Sementara ini, pemerintah Kabupaten Cirebon sudah melakukan sejumlah upaya untuk mencegah stunting, di antaranya memberikan pemahaman kepada ibu hamil tentang pentingnya asupan gizi yang sehat.

Pemprov Jabar Kirimkan Bantuan Kemanusiaan ke NTB

"Yang terpenting adalah 1000 hari pertama kehidupan bayi," ucapnya.

Stunting adalah pertumbuhan tumbuh yang tidak normal akibat kekurangan gizi.

Anak penderita stunting akan terlihat kurus dan pendek.

Indikatornya disebabkan kurangnya asupan gizi yang cukup serta pola asuh dari orang tua.

Biasanya penderita stunting datang dari keluarga ekonomi kurang mampu dan kurang wawasan dari orang tua mengenai gizi baik untuk anak.

Data Terbaru, Korban Gempa Lombok Bertambah

Penulis: Siti Masithoh
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help