Debit Air Bersih Menurun Sejak Agustus Ini, PDAM Tirta Raharja Siapkan 6 Tangki Air

"Memang mengalami penurunan sebesar 12 persen, yang awalnya 177 liter per detik, kini menjadi 150 liter per detik,"

Debit Air Bersih Menurun Sejak Agustus Ini, PDAM Tirta Raharja Siapkan 6 Tangki Air
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Manajer Junior Humas dan Kesekretariatan PDAM Tirta Raharja, Sri Hartati, mengecek tangki air di Kota Cimahi, Selasa (7/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

‎TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI- ‎Saat musim kemarau PDAM Tirta Raharja harus menyediakan enam tangki air bersih untuk didistribusikan ke seluruh pelanggannya di Kota Cimahi.

Hal tersebut dilakukan lantaran, pasokan air bersih untuk pelanggan di Kota Cimahi saat ini sudah mengalami penurunan hingga 12 persen.

Manajer Junior Humas dan Kesekretariatan PDAM Tirta Raharja, Sri Hartati mengatakan penurunan debit air bersih untuk pelanggannya di Kota Cimahi itu terjadi sejak Agustus 2018.

"Memang mengalami penurunan sebesar 12 persen, yang awalnya 177 liter per detik, kini menjadi 150 liter per detik," ujarnya saat ditemui di PDAM Tirta Raharja, Jalan Kolonel Masturi, Kota Cimahi, Selasa (7/8/2018).

Kapten Persib Bandung Enggan Pikirkan Rekor Buruk Timnya Saat Bertamu ke Markas Mitra Kukar

Terkendala Biaya, Shelvi yang Masih Berusia 24 Tahun Akhirnya Bisa Jadi Dosen Berkat Beasiswa

Kendati demikan, ia mengimbau untuk para pelanggan tidak perlu khawatir karena pihaknya sudah melakukan beberapa langkah antisipasi dengan menjadwalkan pasokan aliran air ‎bersih 12 jam sehari.

Ia mengatakan, meskipun terjadi penurunan debit air, tetapi hingga saat ini para pelanggan masih bisa teraliri air bersih.

"Karena penurunan yang terjadi saat ini tidak terlalu signifikan hanya dikisaran 12 persen dan itu tidak berdampak sampai matinya pasokan air dari PDAM," katanya.

Hal tersebut, kata Sri, karena tangki-tangki air itu disiagakan untuk didistribusikan ke pemukiman warga yang membutuhkan.

"Kalau membutuhkan suplai air, kita bisa kirimkan. Minimal 10 keluarga, ‎kalau menghadapi musim kemarau seperti ini, kita tidak jual, tapi digratiskan," katanya.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved