Api Ludeskan Lima Ruang Kelas di SMPN 10 Cisereuh Purwakarta

"Respon time kami ke lokasi dibawah 15 menit, dan proses pemadaman dalam waktu sekitar 25 menit. Lamanya saat pendinginan saja," ujar dia.

Api Ludeskan Lima Ruang Kelas di SMPN 10 Cisereuh Purwakarta
Tribun Jabar/Haryanto
Proses pendinginan pasca ruang kelas di SMPN 10 Purwakarta terbakar 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Telah terjadi kebakaran yang mengakibatkan lima ruang kelas di SMPN 10 Ciseureuh, Purwakarta ludes terbakar pada Rabu (8/8/2018) sekitar pukul 15.40 WIB.

Bangunan kelas yang berkonsep kearifan lokal itu diketahui terbuat dari bahan yang mudah terbakar. Kelima kelas itu berbentuk saung yang terbuat dari kayu, dan beratapkan ijuk saja.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kabupaten Purwakarta, Wahyu Wibisono mengatakan kebakaran diduga karena ada sejumlah siswa yang bermain korek.

"Informasi dari anak-anak yang tengah berada di sekitar sekolah, bahwa ada seorang siswa yang tengah bermain korek api, lalu si korek api itu dilempar dan nempel pada atap yang dari ijuk," kata Wibi saat ditemui di depan kelas yang telah terbakar.

Oleh karena bahan bangunan yang mudah terbakar, kata Wibi, api dengan cepat merembet ruang kelas yang didekat awal api.

Freddy Immanuel Hutajulu Pun Semringah, Keinginannya Miliki Bayi Lahir di Tanggal Cantik Terpenuhi

Selain bahan bangunan kelas 1 dan 2 itu, pada saat kejadian, kondisi cuaca yang tengah terik serta hembusan angin yang kencang.

Akibat kondisi itu juga, api dengan mudah membesar dan menghanguskan lima ruang kelas.

"Satu sama lain bangunannya nempel, akhirnya lima lokal (kelas) ini terbakar. Tapi Alhamdulillah kami bisa menyekat api sehingga tidak menyebar ke bangunan lainnya yang lebih luas" ucapnya.

Akibat kebakaran tersebut, sebagai kursi dan meja di dalam kelas tersebut hangus terbakar.

Punya Potensi Gempa Besar, Mitigasi Bencana di Bandung Masih Rendah

Namun, tidak ada korban jiwa atas kejadian kebakaran tersebut. Wibi mengaku, pihaknya belum bisa menafsirkan kerugian sekolah dari kejadian tersebut.

Wibi menjelaskan bahwa api dapat dijinakan setelah 25 menit kebakaran.

"Respon time kami ke lokasi dibawah 15 menit, dan proses pemadaman dalam waktu sekitar 25 menit. Lamanya saat pendinginan saja," ujar dia.

Penulis: Haryanto
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help