SIS Lebih Pilih Jual Suzuki Baleno Ketimbang Suzuki Swift, Ini Alasannya

Menurut Harold hal tersebut tercapai karena Suzuki Baleno di mata konsumen memiliki value for money yang sangat baik.

SIS Lebih Pilih Jual Suzuki Baleno Ketimbang Suzuki Swift, Ini Alasannya
Indianautosblog
Suzuki Baleno hatchback 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Brian Priambudi

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengaku lebih tertarik menjual Suzuki Baleno daripada Suzuki Swift di pasar Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Head of 4W Brand Development & Marketing Research PT SIS, Harold Donnel dengan alasan penjualan Suzuki Baleno lebih besar dibandingkan Suzuki Swift.

"Kita lebih masukin Baleno daripada Swift. Karena Baleno bagus penjualannya. Kalau di market share di segmen hatchback dia (Baleno) kurang lebih 20%," ujar Harold saat diwawancara Tribunnews, Senin (6/8/2018).

Dirinya mengungkapkan, angka 20% itu lebih besar dibandingkan dengan model produk Suzuki di segmen lain yang mengambil rata-rata 10% dari masing-masing segmen.

Sementara untuk penjualannya, Suzuki dapat menjual 500 unit Suzuki Baleno per bulannya.

Menurut Harold hal tersebut tercapai karena Suzuki Baleno di mata konsumen memiliki value for money yang sangat baik.

"Marker share Suzuki secara overall kan bermain di 10%. Nah dia (Baleno) diatas rata-rata. Penerimaannya sangat baik, value for money nya juga diterima sangat baik," ujar Harold.

Harold juga mengatakan, berdasarkan hasil survey PT SIS pengguna hatchback Suzuki memasuki ke usia yang lebih dewasa daripada anak-anak muda.

Menurutnya, anak muda lebih memilih gaya dan performa mobil, sedangkan orang dewasa lebih memilih gaya dan keluasan kabin yang dapat langsung dilihat perbedaan dimensi dari Suzuki Swift dan Suzuki Baleno.

"Berdasarkan survey pribadi, pengguna hatchback masuk ke angka yang lebih mature. Kalau yang muda itu cari gaya dan performa, sedangkan yang mature cari gaya dan keluasan kabin. Coba aja di cek di row kedua Swift itu kakinya mentok atau nggak? Kalau Baleno pasti nggak, dia lebih luas," ujarnya.

Hingga saat ini, Harold mengatakan pihaknya terus mempertahankan supply dan demand dari setiap unit produk kendaraannya, dengan demikian PT SIS bisa mempertahankan harga jual line-up produk kendaraan Suzuki.

"Karena sekalinya supply lebih besar daripada demand biasanya akan ada perang diskon. Tapi kalau demand lebih tinggi daripada supply, orang akan pindah," ujarnya.(*)


Editor: Ravianto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help