Long March Atlet Paralimpik Bandung-Jakarta, Terhenti di Purwakarta

Enam atlet paralimpik Jawa Barat yang melakukan aksi protes dengan long march dari Bandung menuju Jakarta akhirnya terhenti di wilayah Kabupaten Purwa

Long March Atlet Paralimpik Bandung-Jakarta, Terhenti di Purwakarta
Istimewa
Para atlet Paralimpik yang melakukan aksi protes dengan cara long march dari Bandung menuju Jakarta 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Enam atlet paralimpik Jawa Barat yang melakukan aksi protes dengan long march dari Bandung menuju Jakarta akhirnya terhenti di wilayah Kabupaten Purwakarta.

Berhentinya aksi berjalan kaki lintas provinsi itu karena telah adanya pihak Kemenpora yang turun tangan menanggapi protes itu.

Para atlet itu memprotes karena karir olahraganya dimatikan oleh sejumlah pihak. Lalu, adanya dugaan dihambat untuk mengembangkan prestasi para atlet oleh NPCI.

Seorang atlet tolak peluru yang ikut aksi long march, Farid Surdin, mengatakan bahwa aksi itu berhenti setelah ada kesepakatan dengan pihak Kemenpora.

Kata Farid, pihaknya telah bertemu dan mencapai kesepakatan dengan Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Gatot Dewa Broto, pada Senin (7/8/2018).

"Para atlet peraih medali emas pada  Peparnas (Pekan Paralimpic Nasional) XV di Jabar 2016, sepakat untuk menghentikan aksinya karena tuntutan mereka sudah terakomodasi dalam kesepakatan yang dicapai pada pertemuan dengan Gatot," ucap Farid melalui siaran pers yang diterima Tribun Jabar, Selasa (7/8/2018).


Mau Belajar Alat Musik Tromobone ? Yuk Gabung Dengan Komunitas Brass

Pada pertemuan itu, dicapai kesepakatan yang dituangkan dalam surat pernyataan dan ditandatangani oleh Gatot Dewa Broto, serta perwakilan para atlet.

Ada 15 poin kesepakatan yang dihasilkan dari pertemuan dan dialog yang dilakukan pada Senin malam hingga Selasa dini hari itu.

Halaman
12
Penulis: Haryanto
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help