Bermandi Keringat, Warga Cibatu Garut Serbu Truk Pengangkut Air Bersih

setiap warga yang mengantre demi mendapatkan bantuan air bersih sebanyak 10 liter untuk kebutuhan konsumsi.

Bermandi Keringat, Warga Cibatu Garut Serbu Truk Pengangkut Air Bersih
Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Warga Kampung Babakan Panjang, Desa Kertajaya, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, berebut saat truk pengangkut air bersih datang ke kampung tersebut, Selasa (8/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, GARUT- Ratusan Kampung Babakan panjang, Desa Kertajaya, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, saling berebut saat truk pengangkut air bersih datang ke kampung tersebut, Selasa (8/8/2018).

Dari pantauan Tribun Jabar, ratusan warga sebagian besar merupakan ibu rumah tangga ini, mulai berdatangan sejak pukul 09.00 WIB. Truk pembawa air bersih dari Polres Garut tiba pada pukul 11.00 WIB.

Bermandikan keringat, ratusan warga yang rela mengantre selama hampir dua jam ini tampak begitu antusias, karena selama lebih dari dua bulan kampung tersebut dilanda kekeringam setiap musim kemarau.

Bermodalkan ember dan jeriken kecil, setiap warga yang mengantre demi mendapatkan bantuan air bersih sebanyak 10 liter untuk kebutuhan konsumsi.

Hakim Tolak Praperadilan Status Tersangka Luna Maya dan Cut Tari di Video Mesum

Rekor Bagus Kahfi Top Skor Sementara AFF U-16, Padahal Peran Sebenarnya Tertukar dengan Kembaran

Seorang warga, Ida Lesmana (50), mengatakan setiap tahun kampung tersebut kerap dilanda kekurangan air bersih selama musim kemarau.

"Sudah jadi kebiasaan setiap tahunnya, susah air," kata Ida kepada Tribun Jabar di Kampung Babakan Panjang, Selasa (8/8/2018).

Ida mengatakan, bantuan air bersih ini baru pertama kali diterima oleh masyarakat Kampung Babakan Panjang.

"Ini baru pertama kali warga menerima air bersih, alhamdulillah ada yang perhatian, meski harus berebut juga," katanya.

Selain Ida, warga lainnya, Koswara (45), mengatakan, selama musim kemarau ini, dirinya beberapa kali memanfaatkan air minum isi ulang untuk mandi cuci kakus.

"Terpaksa, karena air sumur juga mengering," katanya. (*)

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help