Layanan Uji KIR Kota Cimahi Ditutup Sementara

Pelayanan uji kendaraan atau uji KIR Kota Cimahi yang berlokasi di Jalan HMS Mintaredja, Kota Cimahi, ditutup sementara lantaran tidak lulus akreditas

Layanan Uji KIR Kota Cimahi Ditutup Sementara
Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin
Tempat Pelayanan Uji KIR Cimahi, Senin (6/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI -Pelayanan uji kendaraan atau uji KIR Kota Cimahi yang berlokasi di Jalan HMS Mintaredja, Kota Cimahi, ditutup sementara lantaran tidak lulus akreditasi dari Kementerian Perhubungan RI.

Hal itu dilakukan Dinas Perhubungan Kota Cimahi setelah Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementrian Perhubungan menggelar akreditasi tempat pengujian berkala atau uji KIR di 160 pemerintah daerah.

Hasilnya, hanya 41 daerah yang lolos dan Kota Cimahi sendiri dinyatakan tidak lolos akreditasi karena alat uji semisal highlight tester tidak sesuai standar yang telah ditentukan, tetapi untuk SDM penguji hingga saat ini tidak ada masalah.

Plt Kepala Dishub Kota Cimahi, Ruswanto, mengatakan bahwa setelah mendapat kabar tersebut pihaknya langsung melakukan kalibrasi atau perbaikan alat.

Polisi Masih Menyelidiki Kasus Penemuan Mayat Bayi Laki-laki di Satu Sungai di Cimahi

Saat ini Dishub Kota Cimahi menunggu pihak Kemenhub memeriksa kembali alat tersebut.

"Ditutup sementara tapi kami dari bulan November hingga Juli 2018 sudah melakukan perbaikan. Kami melaksanakan sesuai prosedur dan sesuai peraturan," ujarnya saat ditemui di Kompleks Perkantoran Pemkot Cimahi, Senin (6/8/2018).

Penutupan tersebut, kata Ruswanto, ditujukan adanya aspek legal dalam pelayanan dan perbaikan layanan.

Pelayanan akan kembali dibuka setelah mendapat rekomendasi dari Kemenhub.

"Kami juga akan cek ke lapangan untuk cek aspek fisiknya, sudah terpenuhi atau belum, kalau sudah selesai kita putuskan akan buka kembali," katanya.

Cawapres Prabowo Subianto Mengerucut pada Dua Nama

Ia juga meminta maaf kepada seluruh konsumen uji KIR jika tidak nyaman dengan fasilitas yang disediakan.

Saat ini kekurangan fasilitas tersebut, kata Ruswanto, akan segera dipenuhi.

"Sehingga kami bisa melaksanakan pengujian kendaraan bermotor sesuai aturan. Untuk perbaikan alat itu, kami sudah ada anggarannya," katanya

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved