Jumlah Hewan Kurban di Garut Diprediksi Meningkat Dibanding Tahun Lalu

Pada 2017, jumlah hewan kurban di Kabupaten Garut berjumlah 7.914 ekor, sedangkan di 2018 ini diprediksi 9.848 ekor.

Jumlah Hewan Kurban di Garut Diprediksi Meningkat Dibanding Tahun Lalu
Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Peternakan domba Garut di Kampung Babakan Pasirwangi, Desa Pasirwangi, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Minggu (5/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Garut memprediksi, jumlah hewan kurban akan mengalami peningkatan hingga 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada 2017, jumlah hewan kurban di Kabupaten Garut berjumlah 7.914 ekor, sedangkan di 2018 ini diprediksi 9.848 ekor.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan, Indriana Sumarto, mengatakan, hewan kurban tersebut, berasal dari sejumlah daerah dan termasuk Kabupaten Garut.

Ratusan Wisatawan Asing dan Lokal Menunggu Evakuasi di 3 Lokasi Wisata Lombok Utara, Ini Videonya

Ketika Gempa Berkekuatan 7 SR Mengguncang Lombok, Ada 2 Ibu Melahirkan Bayi, Ini Info Selengkapnya

"Angka tersebut naik seiring meningkatnya daya beli masyarakat untuk hewan kurban," kata Indriana saat dijumpai di Kantor Setda Pemkab Garut, Jalan Pembangunan, Kabupaten Garut, Senin (6/8/2018)

Dari 9.848 ekor tersebut, terdiri dari 5.928 sapi, 3.800 domba, 100 kambing, dan 20 kerbau, tersebar 172 titik penjualan di 42 kecamatam yang ada di Garut.

Tak hanya itu, pihaknya pun menyiapkan tim khusus (timsus) untuk pengawasan kesehatan hewan kurban menjelang hari Raya Idul Adha.


Dalam pengawasan tersebut, timsus ini memastikan bila seluruh hewan kurban yang ada di Kabupaten Garut harus dalam kondisi sehat dan layak.

Timsus ini pun, kata Andriana, nantinya akan melakukan bimbingan teknis pengurusan hewan kurban dan pemeriksaan daging pascapenyembelihan.

"Pengecekan organ hewan, seperti parasit cacing hati," katanya.

Maka dari itu pihaknya, mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk memperhatikan kondisi hewan kurbam sesuai syariat islam sebelum membeli.

"Harus diperhatikan fisik, karena hewan kurban harus dalam kondisi baik," katanya. (*)

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help