Home »

Garut

Bupati Garut Sebut PKL di Kawasan Pengkolan Enggan Direlokasi

Para pedagang kaki lima (PKL) di kawasan pengkolan Jalan Ahmad Yani, menolak untuk direlokasi.

Bupati Garut Sebut PKL di Kawasan Pengkolan Enggan Direlokasi
Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Trotoar di Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Garut, Kamis (2/8/2018). 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Para pedagang kaki lima (PKL) di kawasan pengkolan Jalan Ahmad Yani, menolak untuk direlokasi.

Padahal, Pemerintah Kabupaten Garut telah menyediakan tempat di Jalan Guntur, Kecamatan Garut Kota, untuk ditempati PKL di kawasan pengkolan.

"Para PKL enggan direlokasi, tidak mau di situ (Jalan Guntur) karena alasan tidak ada keramaian," ujar Bupati Garut, Rudy Gunawan, saat ditemui di Kantor Setda Pemkab Garut, Jalan Pembangunan, Kabupaten Garut, Senin (6/8/2018).

Viral Imam Masjid Lanjutkan Salat Ketika Gempa, Bolehkah Meninggalkan Salat saat Bencana Terjadi?

Menyiasati hal tersebut, kata Rudy, pihaknya akan melalukan pemberdayaan dan penertiban kepada PKL di wilayah perkotaan Kabupaten Garut.

"Program tersebut akan digulirkan dalam waktu dekat," katanya.

Seorang warga, Wahyu Sutarsa (43), mengatakan bahwa penertiban PKL di wilayah Garut Kota seharusnya menjadi prioritas utama Pemkab Garut, demi kenyamanan masyarakat lainnya.

TGB Zainul Majdi: Atas Nama Masyarakat NTB, Kami Mohon Doa agar Diberi Ketabahan

"Misalnya, PKL cuman 100 orang, tapi kan yang dirugikan lebih dari 100 orang. Masa keinginan yang lebih dari 100 orang diabaikan?" katanya.

Ia berharap pemerintah memberikan solusi kepada masyarakat dan para PKL guna mewujudkan wilayah perkotaan Garut kembali tertib seperti beberapa tahun lalu.

"Percuma kalau ada bupati, kalau tidak bisa merubah kondisi Garut jadi lebih baik," katanya.

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help