HUT Kemerdekaan RI

Pekerja Serabutan Ini, Berharap Raih Keuntungan Dari Penjualan Bendera

Deni (40), warga Kelurahan Pasawahan, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, sejak tiga tahun terakhir ini mencoba peruntungan menjual bendera

Pekerja Serabutan Ini, Berharap Raih Keuntungan Dari Penjualan Bendera
Tribun Jabar/ Hakim Baihaqi
Deni (40), warga Kelurahan Pasawahan, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut,di lapak penjualan bendera merah putih di Jalan Pembangunan, Kabupaten Garut, Jumat (3/8/2018). 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan ke-73 Republik Indonesia, penjual bendera merah putih musiman berharap dapat mendulang rezeki lebih.

Terlebih penjualan bendera merah putih ini ramai diburu oleh masyarakat hanya pada saat menjelang hari raya kemerdekaan Republik Indonesia.

Deni (40), warga Kelurahan Pasawahan, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, sejak tiga tahun terakhir ini mencoba peruntungan menjual bendera merah putih di sejumlah kota.

Bermodalkan dana pinjaman dari kerabatnya sebanyak Rp 12 juta, Deni membeli puluhan bendera berbagai jenis.

Mantan Plt Bupati Bandung Barat Ajukan Permohonan Membeli Kendaraan Dinasnya

Deni menjelaskan, kalau dirinya terpaksa melakukan hal tersebut karena terbentur permasalahan ekonomi dan kesulitan mendapat pekerjaan tetap.

"Awal mulanya, tiga tahun lalu, saya diajak oleh teman untuk berjualan bendera ke Pacitan, Jawa Timur. Saya terpaksa ikut karena saya dan keluarga butuh makan," kata Deni kepada Tribun Jabar, di lapak penjualan bendera merah putih di Jalan Pembangunan, Kabupaten Garut, Jumat (3/8/2018).

Dimulai sejak 1 Agustus 2018, bermodalkan seutas tali, Deni mengantungkan seluruh bendera jualannya, dengan harapan menarik minat pembeli.

"Pak, bade bendera ? (Pak, mau bendera)," kata Deni kepada warga yang tengah melintas di Jalan Pembangunan.

Hingga hampir tiga hari berjualan bendera, kata Deni, dirinya baru mampu menjual bendera sebanyak tiga buah saja.

Halaman
12
Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help