Kisah SPG Cantik di Gelaran GIASS, Berdiri 6 Jam Tiap Hari Hingga Diisengi Pengunjung

Dara ayu yang akrab disapa Sara ini mengatakan rela berdiri selama enam jam per hari

Kisah SPG Cantik di Gelaran GIASS, Berdiri 6 Jam Tiap Hari Hingga Diisengi Pengunjung
Tribun Jabar/Ery Candra
Female presenter, Natasha Sara, saat berpose di depan mobil Jimny keluaran terbaru, di Booth Suzuki, ICE BSD City, Tangerang, Banten, Jumat (3/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, TANGERANG- Banyak kisah menarik tentang female presenter atau sales promotion girl (SPG) di arena pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 di ICE BSD City, Tangerang, Banten.

Natasha Sara (22), misalnya. Female presenter di booth Suzuki itu mengaku senang menjalani profesinya lantaran bisa menerima bayaran yang cukup tinggi.

Dara ayu yang akrab disapa Sara ini mengatakan rela berdiri selama enam jam per hari karena tingginya bayaran yang diperoleh.

Perempuan asal Jakarta ini adalah mahasiswi semester enam STIKOM The London School of Public Relations.

Gunung Anak Krakatau Meletus, Hari Ini Sudah 49 Kali Meletus

Kembali ke Juventus, Leonardo Bonucci Malah Dapat Sambutan Negatif dari Juventini

Dia mengaku bayaran yang dia terima Rp 1 juta per shift. Satu shift dihitung enam jam. Bayaran itu dihitung per hari.

Sekali menjaga booth dalam satu shift, uang sebanyak Rp 1 juta bisa ia kantongi.

"Dari tanggal 2 sampai 12 Agustus bekerja di sini. Rata-rata semua booth Rp 1 juta per shift. Jadi, sebelas hari menjadi Rp 12 juta," ujar Sara, di Booth Suzuki, Tangerang, Jumat (3/8/2018).

Meski sadar pekerjaan sampingannya sering mendapat pandangan negatif, Sara tidak ambil pusing. Motivasi utama dara berparas cantik ini hanya ingin menjadi mandiri tanpa merepotkan orang tuanya.


"Memang mengisi waktu luang. Aku juga model. Keseharian juga kerja di Katalog online shop. Aku pengen menabung untuk ke depan. Bisa juga membiayai kuliah sendiri," ujar perempuan yang bercita-cita punya hotel sendiri tersebut.

Meski demikian, Sara tidak menampik ada suka duka selama menjadi female presenter atau SPG.

Misalnya, beberapa pengunjung pameran yang mencoba jahil terhadapnya. Ia pun berusaha menghindar melalui cara penolakan yang halus.

"Dukanya kalau lagi enggak fit tetap harus profesional. Ada juga yang iseng dari pengunjung minta nomor. Kalau ada yang minta foto (bareng) aku kasih tapi minta nomor enggak aku kasih," kata perempuan yang berkeinginan menjadi Female Presenter pada acara otomotif di Thailand tersebut.

Penulis: Ery Chandra
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help