Diana Novita Perkenalkan Tarian Tradisional Hingga Ke Eropa

Mahasiswi Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung ini telah melanglang buana ke berbagai negara untuk memperkenalkan budaya Jawa Barat.

Diana Novita Perkenalkan Tarian Tradisional Hingga Ke Eropa
Istimewa
Diana Novita saat menari tarian tradisional 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Muda, aktif, cantik, kreatif, dan cinta akan budaya Indonesia khususnya Jawa Barat adalah kata yang cocok menggambarkan Diana Novita (20).

Mahasiswi Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung ini telah melanglang buana ke berbagai negara untuk memperkenalkan budaya Jawa Barat.

Wanita berambut coklat ini mengatakan Ia pernah mengikuti delegasi budaya ke empat negara.

Negara yang dikunjunginya adalah Prancis, Swiss, Jerman, dan Belanda.

Pencuri Spesialis Rumah Kosong Tertangkap Usai Curi Ban Bekas

"Disana saya menari tarian tradisional ke empat negara dan delapan kota," ujar Diana saat ditemui di Ruang Malabar, Gedung Sate, Jalan Dipenogoro, Kamis (4/8/2018).

Lewat tarian tersebut, Diana bersama penari lainnya mengisi acara sebagai pemain di film karya Aditya Gumay berjudul Mencintai Indonesia Tanpa Syarat.

"Film ini menceritakan perjalanan kami selama 25 hari di Eropa yang menampilkan tarian budaya Indonesia," ujar mahasiswi jurusan seni tari ini.

Film ini sempat ditayangkan di sekolah-sekolah berbagai daerah, sedangkan di Bandung telah tayang November 2017 di BIP.

Seperti Menjalani Perjalanan Spiritual, Tim Muhibah Angklung Pulang Dari Eropa

Bisa menampilkan seni tari Jawa Barat hingga negeri Eropa tentu membuat Diana merasa senang dan bangga kepada dirinya sendiri.

Namun ada hal yang membuatnya merasa asing ketika di Eropa.

"Kalau orang sunda kan suka ngariung (berkumpul), kalau disana orangnya masing-masing," ucapnya.

Wanita yang terkadang menjadi pembawa acara ini mengaku merasa senang bisa keluar negeri secara gratis, namun tetap saja makanan Indonesia selalu membuatnya rindu untuk cepat pulang.

Penulis: Putri Puspita Nilawati
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help