Begini Alasan PB Djarum Kembali ke Cirebon untuk Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018

Rupanya ada alasan tersendiri mengenai kota di ujung timur Jawa Barat itu seolah menjadi langganan PB Djarum mencati bibit atlet berkualitas.

Begini Alasan PB Djarum Kembali ke Cirebon untuk Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018
Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
Perwakilan Tim Pencari Bakat PB Djarum, Christian Hadinata (kanan), Antonius B Arianto (kedua kanan), Engga Setiawan (kiri) bersama Sekretaris Umum KONI Kota Cirebon, Sri Maryati (kedua kiri) saat konferensi pers Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis di Aula KONI Kota Cirebon, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Jumat (3/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis sudah ketiga kali hadir di Kota Cirebon.

Rupanya ada alasan tersendiri mengenai kota di ujung timur Jawa Barat itu seolah menjadi langganan PB Djarum mencati bibit atlet berkualitas.

"Cirebon kembali dipilih karena sejak lama dikenal banyak melahirkan pebulutangkis kelas dunia," kata Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, dalam konferensi pers Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis di Aula KONI Kota Cirebon, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Jumat (3/8/2018).

Kembali ke Cirebon, PB Djarum Cari Bibit Berkualitas Super

Umuh Curiga Ada Orang di PSSI Ingin Gembosi Persib Bandung, Terus Kemana Larinya Uang Denda Komdis

Ia menyebut, Cirebon memiliki sejarah panjang dalam melahirkan pebulutangkis yang kemudian mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.

Karenanya, pihaknya kembali menggelar Audisi Umum di Kota Udang dan berharap bisa kembali menemukan bibit-bibit pebulutangkis bertalenta yang kelak akan mencetak prestasi membanggakan bagi Indonesia seperti para pendahulunya.

Selain itu, sederet nama-nama besar pebulutangkis yang meraih juara dunia juga berasal dari Cirebon.


Misalnya, Candra Wijaya yang meraih medali emas Olimpiade Sydney 2000, dan Tjun-Tjun, legenda bulutangkis Indonesia yang meraih enam kali Juara All England era 1970-an.

"Dalam sejarah All England rekor Tjun-Tjun berturut-turut juara itu belum ada yang melampaui," ujar Yoppy Rosimin.

Demi mendapatkan bibit atlet dengan potensi terbaik yang nantinya menjadi penerus nama- nama besar itu, PB Djarum menerjunkan Tim Pencari Bakat yang dipimpin legenda bulutangkis Indonesia, Christian Hadinata, bersama sejumlah legenda dan pelatih PB Djarum.

Di antaranya, Antonius B Ariantho, Denny Kantono, Simbarsono, Ertanto Kurniawan, Ronald Sanduan Sipasulta, Lukman Hakim, serta Engga Setiawan.

Beberapa di antaranya juga turut hadir dalam sesi konferensi pers tersebut.

Sementara berdasarkan data hingga pukul 15.30 WIB, tercatat sebanyak 605 peserta siap unjuk kemampuan dihadapan Tim Pencari Bakat PB Djarum. (*)

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved