Bertolak Belakang dengan Pengakuan Dadang, Foto di Bungkus Rokok Itu Beredar di Thailand Sejak 2005

Pengakuan Dadang rasanya terpatahkan. Gambar tersebut sudah beredar di Thailand pada tahun 2005, sedangkan Dadang mengaku baru difoto tahun 2012.

Bertolak Belakang dengan Pengakuan Dadang, Foto di Bungkus Rokok Itu Beredar di Thailand Sejak 2005
Kolase Tribun Jabar
Dadang Mulya, pria yang mengklaim fotonya ada di bungkus rokok 

TRIBUNJABAR.ID - Dadang Mulya (42) mengklaim bahwa ia adalah pria yang fotonya dimuat dalam bungkus rokok.

Warga Desa Pancalang, Kecamatan Pancalang, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat itu protes karena merasa fotonya dimuat tanpa izin.

Menurut Dadang, ia tidak akan menuntut apapun. Pria yang bekerja serabutan itu hanya minta 'pengertian'.

"Saya kan kerja serabutan, setidaknya ada pemasukan untuk kebutuhan sehari-hari lah," ujar Dadang Mulya saat ditemui di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Selasa (24/7/2018).

Dadang mengaku masih ingat betul foto yang diklaimnya itu dipotret pada tahun 2012.

Kala itu, kata Dadang, ia sedang menonton pertandingan sepak bola di desanya.

Karena Benda Ini, Tetangga Yakin Dadang Mulya Adalah Pria di Bungkus Rokok

Fotonya Sudah Lama Dimuat di Bungkus Rokok, Dadang Baru Muncul Sekarang, Siapakah Dia Sebenarnya?

5 Fakta Dadang Mulya, Pria yang Mengaku Fotonya Dimuat di Bungkus Rokok, Minta Pengertian

Ini Alasan Dadang Mulya Ungkap Identitasnya Sebagai Pria yang Fotonya Dimuat di Bungkus Rokok

Dadang mengatakan bahwa ia dihampiri seorang sales rokok yang memintanya berpose mengembuskan asap rokok sambil menggendong anak keduanya yang bernama Rizki Indriawan (6).

"Di mobil itu ada empat orang pria, yang memotret saya duduk di belakang, kaca mobilnya dibuka," ujar Dadang.

Satu hal yang menguatkan klaim Dadang adalah kaus biru yang dimilikinya.

Seperti diketahui, foto pria yang sedang menggendong anak dalam bungkus rokok memakai kaus biru.

Halaman
12
Penulis: Indan Kurnia Efendi
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help