Ibadah Haji 2018

3 Inovasi Kemenag untuk Ibadah Haji 2018, Rekam Biometrik hingga Penambahan Jatah Makan di Mekah

Setiap orang yang memasuki negara lain wajib merekam biometrik, yakni foto wajah hingga sidik jari tangan.

3 Inovasi Kemenag untuk Ibadah Haji 2018, Rekam Biometrik hingga Penambahan Jatah Makan di Mekah
Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Kota Cirebon, Jajang Badruzaman saat ditemui di Kemenag Kota Cirebon, Jl Terusan Pemuda, Kota Cirebon, Rabu (18/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON- Kementerian Agama RI terus berinovasi untuk pelaksanaan ibadah haji yang lebih baik dari tahun ke tahun.

Kali ini, beberapa upaya juga telah dilakukan untuk menunjang pelaksanaan ibadah haji agar semakin baik.

Berikut 3 upaya Kemenag dalam pelaksanaan ibadah haji 2018 yang berhasil dirangkum Tribun Jabar.

1. Rekam Biometrik di Embarkasi Bekasi

Setiap orang yang memasuki negara lain wajib merekam biometrik, yakni foto wajah hingga sidik jari tangan.

Pada tahun-tahun sebelumnya, para jemaah haji melakukan perekaman biometrik di Mekah dan Jeddah, sebagai lokasi kedatangan mereka.


Tahun ini, para jemaah haji akan melakukan perekaman biometrik di Embarkasi Bekasi.

"Jadi lebih cepat karena tiba di Arab Saudi tinggal mencocokkan saja," ujar Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Kota Cirebon, Jajang Badruzaman, saat ditemui di Kemenag Kota Cirebon, Jl Terusan Pemuda, Rabu (18/7/2018).

Halaman
123
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved