Terkesan dengan SMK Peternakan Binaan Rumah Zakat di Subang, Ini Harapan Ayat Cahyadi

Pada kesempatan itu, Ayat tujuannya datang ke Subang hanya ingin belajar pemberdayaan dan juga penyiapan sumber daya manusia

Terkesan dengan SMK Peternakan Binaan Rumah Zakat di Subang, Ini Harapan Ayat Cahyadi
Tribun Jabar/Haryanto
Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi berkunjung ke SMK Peternakan Juara Subang, binaan Rumah Zakat 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi rela jauh-jauh dari tempatnya di Riau menuju Subang, Jawa Barat untuk belajar mengenai pemberdayaan manusia melalui sekolah vokasional bidang peternakan binaan Rumah Zakat.

Dirinya bersama Kabid Peternakan Dinas Pertanian dan Peternakan Pekanbaru, Riyantoni mengunjungi SMK Peternakan Juara Subang. Tepatnya di Desa Tenjolaya, Kecamatan Kasomalang Subang, pada Sabtu (14/7/2018).

Pada kesempatan itu, Ayat tujuannya datang ke Subang hanya ingin belajar pemberdayaan dan juga penyiapan sumber daya manusia kepada Rumah Zakat, khususnya di bidang pendidikan.

"Saya tertarik ketika ternyata Rumah Zakat punya SMK juara yang terfokus di bidang peternakan. Apalagi kini Pekanbaru sebagai kota besar, kebutuhan daging cukup tinggi, baik itu ayam, kambing atau sapi," kata Ayat kepada Tribun Jabar saat ditemui usai berkeliling area sekolah.

Dirinya mengakui bahwa Rumah Zakat telah lama bekerja sama dengan pihak Pemkot Pekanbaru dalam bidang apapun. Mulai dari pendidikan, sosial hingga kesehatan.

Oleh karena itu juga, ia pun tertarik adanya sekolah yang fokus pada bidang peternakan, yang diharapkan bisa diterapkan di wilayahnya.

Ayat berharap, Rumah Zakat bisa membangun sekolah yang sama di Pekanbaru seperti SMK Peternakan Juara Subang.

"Harapan Rumah Zakat terus berkembang termasuk bidang pendidikannya, ya, nanti kalau Rumah Zakat setuju, kami minta SMK Peternakan yang kedua di Pekanbaru," ucapnya.

Bahkan, dengan adanya siswa di SMK Peternakan tersebut yang berasal dari Pekanbaru, Riau, diharapkan nantinya bisa mengabdi di tanah kelahirannya.

Hal tersebut seperti yang dikatakan oleh Kabid Peternakan Pekanbaru yang turut ikut, Riyantoni.

Nama ketujuh siswa asal Pekanbaru pun dicatat olehnya untuk nanti diajak bekerjasama oleh pihak pemerintah untuk mengembangkan ilmu yang didapatnya setelah lulus.

"Insya Allah bisa jadi tenaga penyuluh, dan seandainya kalau di Pekanbaru didirikan Smk peternakan juara, mereka bisa sebagai tenaga pendidik," kata pria dari lulusan Akademi perkebunan Bandung itu.

Sejumlah Pedagang Mengeluhkan Lesunya Penjualan Daging Ayam yang Kian Meroket

3 Fakta Jelang Final Piala Dunia 2018 Prancis Vs Kroasia, Bisakah Les Bleus Pertahankan Dominasi?

Segarnya Royal Manggo Smoothies, Sensasi Buah Mangganya Segar Terasa

Penulis: Haryanto
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help