Jangan Sembarangan Capture Percakapan di WhatsApp, Bisa Jadi Anda Masuk Penjara !

Aturan mengenai capture percakapan yang berisi data pribadi diatur dalam Pasal 26 ayat 1 Undang-undang No 19 Tahun 2016 tentang ITE.

Jangan Sembarangan Capture Percakapan di WhatsApp, Bisa Jadi Anda Masuk Penjara !
BGR India
WhatsApp 

TRIBUNJABAR.ID - Anda sering meng-capture percakapan lewat media sosial seperti WhatsApp?

Perlu hati-hati, lho. Kebiasaan tersebut bisa jadi membawa Anda ke penjara.

Perlu Anda ketahui, aturan mengenai capture percakapan yang berisi data pribadi diatur dalam Pasal 26 ayat 1 Undang-undang No 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Anda tidak boleh sembarangan mengcapture percakapan tersebut, kecuali nama orang atau mereka yang ter-capture sudah mengizinkan.

Aksi Kekerasan Terekam CCTV di Sebuah Tempat Kos, Ini Tanggapan Teman Korban

Mengenal Nanggala, Tim Intelijen Tempur Kopassus yang Unik, Gunakan Nama Wanita Sebagai Sandi

Melansir dari jdih.kominfo.go.id, Pasal 26 ayat 1 UU No 19 Tahun 2016 berbunyi sebagai berikut

Kecuali ditentukan lain oleh peraturan perundang-undangan, penggunaan setiap informasi melalui media elektronik yang menyangkut data pribadi seseorang harus dilakukan atas persetujuan orang yang bersangkutan.

Saat ini banyak sekali orang yang sengaja mengunggah atau menyebarkan percakapan pribadi tanpa lebih dulu meminta persetujuan dengan orang yang bersangkutan.




Melansir dari Nakita, isi percakapan baisa atau tidak terlalu penting dan tidak menyangkut nama baik seseorang, capture percakapan tersebut bukanlah pelanggaran.

Namun, akan berbeda bila percakapan yang di-capture adalah percakapan penting seperti perjanjian atau digunakan sebagai pemanfaatan kesempatan yang menyebabkan pertikaian.

Sebab, percakapan tersebut dianggap mencemarkan nama baik.

Hal tersebut bisa saja dilaporkan dan akan diproses secara hukum karena termasuk pelanggaran UU ITE.

Sutradara Joko Anwar juga membagikan informasi mengenai UU ITE ini melalui Twitternya.

Ia mengingatkan masyarakat agar taat aturan tersebut.

"Makanya jangan suka screen-cap percakapan lewat text," tulis Joko Anwar.

Unggahan tersebut sudah diretweet sebanyak 4.747 dan mendapat 2.546 likes

Unggahan Joko Anwar
Unggahan Joko Anwar (Twitter @jokoanwar)

Cara Pakai Dua Akun WhatsApp Secara Bersamaan di HP dan PC, Enggak Perlu Bingung Lagi!

Jangan Dulu Puas Matikan Last Seen dan Centang Biru WhatsApp, Kamu Bisa Rugi Besar

Cara Mengetahui Last Seen Orang Dimatikan

Demi menjaga privasi, kontak WhatsApp seseorang bisa dimatikan fitur last seen atau terakhir dilihatnya.

Hal ini menyebabkan orang lain yang chatting  kontak iteu tidak dapat melihat waktu terakhir orang tersebut online mengakses WhatsApp.

Apalagi, kalau kontak itu mematikan pula fitur tanda centang biru yang menunjukan chat sudah dibaca.

Nah, kalau kamu penasaran, kamu bisa lho mengintip secara diam-diam.

Mulanya, kamu harus meng-instal aplikasi Wossip.

Melansir dari 9Apps, aplikasi Wossip digunakan untuk memantau penggunaan WhatsApp orang lain yang ada di kontak kamu.

Ada sejumlah kegunaan yang bisa kamu dapatkan.

Pertama, kamu bisa memeriksa waktu dan tanggal terakhir kontak tersebut online atau offline.

Terdapat fitur untuk menerima pemberitahuan saat kontak tersebut sedang online atau mengubah gambar profil.

Ketiga, kamu bisa memeriksa berapa lama kontak tersebut mengakses WhatsApp.

Kebakaran Lahan Kembali Terjadi di Buahbatu Bandung

Aksi Kekerasan Terekam CCTV di Sebuah Tempat Kos, Ini Tanggapan Teman Korban

Namun, aplikasi ini tak tersedia di Play Store.

Maka, kamu bisa mengunduh aplikasi ini melalui pencarian di google.

Lalu apa yang harus dilakukan setelah menginstal aplikasi tersebut?

Melansir dari Intisari, Anda tinggal akses menggunakan alamat email.

Setelah itu klik 'monitor kontak.

Pilihlah kontak yang ada di kontak smartphone kamu.

Lalu kamu bisa melacak kontak WhatsApp si dia secara gratis selama 24 jam.

Namun, kalau kamu ingin melacak lebih banyak jam atau hari, kamu harus membeli lisensi.

Berdasarkan deskripsi di 9Apss, aplikasi Wossip bisa dicoba secara gratis selama tujuh hari. (*)

 

                            

Penulis: Fidya Alifa Puspafirdausi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved