Home »

Garut

Warga Keluhkan Masih Ada Koperasi Pemberi Pinjaman Bunga Tinggi di Garut

Sejumlah warga di Kabupaten Garut, mengeluhkan masih adanya praktik koperasi simpan pinjam yang memberikan pinjaman dengan bunga sangat tinggi.

Warga Keluhkan Masih Ada Koperasi Pemberi Pinjaman Bunga Tinggi di Garut
Dokumentasi/Tribun Jabar
Ilustrasi -- pinjam uang 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Sejumlah warga di Kabupaten Garut, mengeluhkan masih adanya praktik koperasi simpan pinjam yang memberikan pinjaman dengan bunga sangat tinggi.

Berdasarkan informasi yang diterima Tribun Jabar, sejumlah warga ini mengaku harus membayar bunga pinjaman sebanyak 20 sampai 40 persen.

Wahyu (35) salah seorang warga di Kabupaten Garut, mengatakan, dirinya pernah beberapa kali meminjam uang kepada pihak yang mengatasnamakan koperasi simpan pinjam, sebanyak Rp 10 juta untuk modal usaha.

Roy Kiyoshi Cerita Arwah yang Tak Sadar Sudah Mati, Lihat Reaksi Ivan Gunawan & Ruben Onsu

Tim Transisi Sudah Disiapkan Pemprov Jabar Sebelum Pemenang Pilgub Diumumkan

"Diangsur selama 10 bulan, satu bulannya bayar sekitar Rp 1,3 juta dan ditotalkan saya semuanya Rp 13 juta," kata Wahyu kepada Tribun Jabar, Kamis (12/7/2018).

Wahyu mengatakan, kalau dirinya terpaksa meminjam uang kepada koperasi tersebut karena alasan memberikan kemudaham dibandikan meminjam uang ke bank.

"Tergiur karena kemudahan dan pastinya saya kapok," katanya.

Selain Wahyu, warga lainnya, Euis Rohyani (38), mengatakan, para petugas koperasi tersebut pun kerap datang ke rumah untuk menagih tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.


"Selalu datang tiba-tiba, suka risih. Padahal kan saya pasti bayar," katanya.

Maka dari itu, ia berharap kepada Pemerintah Kabupaten Garut untuk dapat memberantas koperasi yang memberikan pinjaman dengan bunga tinggi, terlebih hari ini ada Hari Koperasi Indonesia.

"Harus ditertibkan, saya kan cuma rakyat kecil," katanya.

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help