PPDB SMP

Pelaksanaan PPDB di Kota Bandung Dinilai Tak Ada Perbaikan, Gitu-gitu Saja

Gagan mengatakan, seharusnya, pelaksanaan PPDB dengan sistem zonasi ini dibarengi penambahan sekolah.

Pelaksanaan PPDB di Kota Bandung Dinilai Tak Ada Perbaikan, Gitu-gitu Saja
Tribun Jabar/ Syarif Pulloh Anwari
Puluhan dari orangtua siswa memadati ruangan pendaftaran PPDB yang ingin mendaftarkan anaknya di SMP Negeri 2 Kota Bandung, Senin (2/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Anggota Komisi D DPRD Kota Bandung Gagan Hermawan menilai, pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ini di Kota Bandung tak lebih baik dari tahun sebelumnya.

Sistem zonasi, dikatakannya, masih belum bisa merealisasikan semangat pemerataan pendidikan secara baik.

"Sama, belum ada perubahan. Karena kan saya mengamati, tahun sekarang dan tahun kemarin enggak ada perubahan, gitu-gitu aja," ujarnya Gagan di Bandung, Rabu (11/7/2018).

Rizki Tewas Dipatuk Ular King Cobra, Ini Cara Paling Tepat Tangani Gigitan Ular, Bukan Diikat ya

"Di Bandung masih terdapat beberapa permasalahan. Salah satunya permasalahan pemerataan pendidikan. PPDB ini kan semangatnya pemerataan fasilitas pendidikan. Tapi, masih ada beberapa kecamatan dan lokasi yang belum mempunyai sarana pendidikan berkelanjutan (SMP, SMA, atau SMK) yang berdekatan."

Gagan mengatakan, seharusnya, pelaksanaan PPDB dengan sistem zonasi ini dibarengi juga dengan penambahan sekolah.

Namun, dia mengklaim, dari tahun kemarin hingga tahun sekarang, jumlah sekolah di Kota Bandung tak bertambah.

"Yang menjadi pekerjaan rumah, harusnya segera bisa merealisasikan mempercepat fasilitas pendidikan itu. Anak yang sekarang ini kan dari lokasi rumah ke sekolah ini kan ada yang sampai satu kilometer kalah oleh naka sekitar yang jaraknya dekat dari sekolah," kata Gagan.

"Pemerataan sarana prasarana pendidikan harus segera direalisasikan. Minimal satu kecamatan ada sekolah yang baru."

Prancis vs Kroasia di Final Piala Dunia 2018, Tradisi Lahirkan Juara Baru Setiap 20 Tahun Terjaga

Padahal, ujarnya, DPRD Kota Bandung, selalu menganggarkan untuk pembelian lahan sarana pendidikan.

"Bukan kita tidak menganggarkan. DPRD selalu menganggarkan untuk pembelian aset lahan untuk sarana pendidikan. Tahun lalu anggarannya kurang lebih Rp 600 milyar. Tapi tidak bisa terealisasi," kata Gagan.

Penulis: Yongky Yulius
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved