Kecamatan Cinambo Tak Punya SMP Negeri, Rencana Pembangunan Molor dari Tahun Kemarin

Pada pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini, Kecamatan Cinambo adalah kecamatan di Kota Bandung yang belum terdapat SMP negeri.

Kecamatan Cinambo Tak Punya SMP Negeri, Rencana Pembangunan Molor dari Tahun Kemarin
ISTIMEWA
Kantor Kecamatan Cinambo, Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pada pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini, Kecamatan Cinambo adalah kecamatan di Kota Bandung yang belum terdapat SMP negeri.

Camat Cinambo, Dadang Iradi mengungkapkan, sejak tahun lalu, sebetulnya sudah direncanakan pembangunan SMP negeri di kecamatan yang dipimpinnya.

Namun, karena ada beberapa kendala, pembangunan SMP negeri itu belum bisa terealisasi.

Lebih dari Sebulan Hanya 5 Calon Siswa yang Daftar, SMA Widya Utama Kota Cirebon Enggan Menyerah

Imbang dari Persib Bandung, Pemain Perseru Toni Roy Ayomi Ungkapkan Hal Ini

"Masyarakat Cinambo sejak tahun kemarin sudah bilang ke saya, pembangunan SMP negeri jadi atau enggak. Pihak kecamatan dan warga itu hanya sebagai user. Kami hanya menampung aspirasi, lalu menyampaikan ke dinas terkait," ujar Dadang di kantornya, Jalan Cinambo, Kota Bandung, Kamis (12/7/2018).

"Kami pernah merapatkan dengan pihak terkait, tapi ada kendala akses jalan masuk-keluar untuk ke lahan sekolah itu, lokasinya di belakang kantor kecamatan, lahan sawah 2,6 hektar sangat representatif. Dengan keluasan lahannya, belum ada akses jalan ke lokasi itu," sambungnya.


Setelah itu, Dadang mengakui, pada tahun 2018 ini, dia telah kedatangan konsultan dari dinas terkait.

"Konsultan itu datang ke sini mencari alternatif jalan masuk-keluar yang akan dipakai. Secara hasil akhir konsultan ini belum mendapat gambaran fix," katanya.

"Hingga Juni ini saya belum mendapatkan informasi progress-nya sudah sejauh mana. Saya sudah membuat surat ke Dinas Pendidikan Kota Bandung ketika PPDB mau dimulai. Saya sampaikan bahwa kami (Cinambo) nampaknya akan mempunyai keterbatasan warga kami apabila akan melanjutkan karena tidak ada SMP-SMA negeri," sambungnya.

Dadang pun memperkirakan, baru sekitar tahun 2019, peletakan batu pertama pembangunan SMP negeri itu kemungkinan bisa dilaksanakan. (*)

Penulis: Yongky Yulius
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help