Indeks Literasi Masih Rendah daripada Thailand, Sekda Jabar: Indonesia Harus Masuk 100 Besar

Berdasarkan data yang didapatnya, Iwa Karniwa menyebut peringkat Indonesia masih di bawah Singapura, Malaysia, dan Thailand.

Indeks Literasi Masih Rendah daripada Thailand, Sekda Jabar: Indonesia Harus Masuk 100 Besar
Tribun Jabar/Theofilus Richard
Workshop Aktualisasi Literasi Keluarga, Gedung Sate, Kamis (12/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Sekda Pemprov Jawa Barat, Iwa Karniwa, mendorong peningkatan indeks literasi nasional.

Ia ingin Indonesia menyalip Thailand dalam peringkat indeks literasi.

"Peringkat kita harus di bawah 100, mendekati Thailand. Kita coba salip Thailand," ujarnya setelah menghadiri Workshop Literasi Keluarga, Gedung Sate, Kamis (12/7/2018).

Berdasarkan data yang didapatnya, Iwa Karniwa menyebut peringkat Indonesia masih di bawah Singapura, Malaysia, dan Thailand.

Dari 187 negara, Indonesia berada di peringkat 108.


Singapura berada di peringkat 9, Brunei Darusalam peringkat 30, Malaysia peringkat 62, dan Thailand peringkat 89.

Peringkat Indonesia, kata Iwa, masih lebih baik dibandingkan Myanmar, Kamboja, dan Laos.

Myanmar berada di peringkat 150, Laos peringkat 139, Kamboja peringkat 136, Vietnam peringkat 121, dan Filipina peringkat 117.

Antara Jokowi dan Prabowo, Ini Pilihan Tommy Soeharto Saat Ditanya Najwa Shihab

Untuk mendongkrak posisi nasional, Iwa Karniwa mengatakan Pemprov Javar juga berupaya menggelar berbagai program yang akan berdampak pada peningkatan minat baca.

Beberapa program yang diselenggarakan di antaranya pembangunan perpustakaan di beberapa kabupaten/kota, pembangunan perpustakaan di tempat publik, perpustakaan keliling, dan lain-lain.

Kontribusi Jawa Barat signifikan mengingat jumlah penduduk mencapai lebih dari 48 juta penduduk.

"Diharapkannya (kontribusi Jawa Barat) mencapai 20 persen sampai 30 persen kontribusinya. Begitu kontribusi signifikan maka indonesia akan melonjak naik," ujarnya. (*)

Penulis: Theofilus Richard
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved