Seorang Perawat di Jepang Diduga Bunuh 20 Pasien Lansia dengan Racun

Bulan September 2016 Sozo Nishikawa (88) dan Nobuo Yamaki, juga 88 tahun meninggal di kamar perawatannya di lantai 4 rumah sakit Oguchi.

Seorang Perawat di Jepang Diduga Bunuh 20 Pasien Lansia dengan Racun
Ilustrasi 

TRIBUNJABAR.ID, TOKYO - Pembunuhan sadis dilakukan oleh seorang perawat di Jepang.

"Ayumi Kuboki (31) perawat yang diduga kuat sebagai pembunuh sedikitnya 20 pasien lansia Jepang minggu lalu telah ditangkap kembali dengan semakin banyak bukti pembunuhan yang dilakukannya sejak tahun 2016," ungkap sumber Tribunnews.com Rabu ini (11/7/2018).

Pembunuhan itu dilakukan di  sebuah rumah sakit di perfektur Kanagawa tahun 2016 dan kini Ayumi ditangkap dengan semakin banyak bukti pembunuhan yang dilakukannya.

Bulan September 2016 Sozo Nishikawa (88) dan Nobuo Yamaki, juga 88 tahun meninggal di kamar perawatannya di lantai 4 rumah sakit Oguchi.

Pembunuhan dengan memasukan cairan racun ke dalam cairan infus mereka sehingga malam harinya keduanya meninggal dunia.

Hadapi Porda Jabar, KONI Garut Harapkan Dana Tambahan dari Pemkab

Peluru Nyasar di Tol Jorr Pasar Rebo, Dokter RS Polri Keluarkan Proyektil dari Kepala Marthen

Tobiko, Telur Ikan Terbang yang Bermanfaat untuk Kecantikan

Hal yang sama juga dilakukan terhadap pasien lansia lainnya dan perbuatannya dilakukan sekitar jam 3 siang.

Polisi telah membuktikan menemukan zat beracun tersebut di dalam saku baju seragam perawat Kuboki di samping bukti lain seperti rekaman kamera CCTV rumah sakit tersebut sehingga jelas perbuatannya terlihat saat memasukan cairan racun ke dalam cairan infus kepada pasien.

Motif pembunuh diduga kuat karena merasa kesal dan membosankan pasien lansia yang ditanganinya sehingga ingin segera dihabiskan nyawanya biar pekerjaannya semakin ringan.

Kuboki mendapatkan lisensi sebagai perawat tahun 2008 dan bekerja di beberapa rumah sakit sebelum memasuki rumah sakit Oguchi bulan Mei 2015.

Desember 2017 Kuboki sempat mengatakan kepada Asahi Shimbun, "Saya bekerja sangat berat untuk membantu pasien agar mereka dapat meninggal dalam kedamaian. Jadi saya sangat kaget sebenarnya dengan mendengar adanya insiden meninggalnya para pasien tersebut yang disebutkan sebagai pembunuhan."

(Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo di Jepang)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Perawat Jepang Diduga Kuat Membunuh Sedikitnya 20 Pasien Lansia Jepang

Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved