PPDB SMA

Disdik Jabar Belum Terima Laporan Jual-Beli Kursi PPDB Tingkat SMA

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat belum menerima laporan jual-beli kursi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA.

Disdik Jabar Belum Terima Laporan Jual-Beli Kursi PPDB Tingkat SMA
TRIBUNJABAR.CO.ID/THEOFILUS RICHARD
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Ahmad Hadadi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat belum menerima laporan jual-beli kursi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA.

Seperti diketahui, PPDB SMA dikelola oleh Disdik Provinsi, sementara PPDB SMP, SD dan Taman Kanak-kanak dikelola Disdik kota dan kabupaten.

"Saya sudah meminta jajaran kami termasuk pejabat pengawas di lingkungan Disdik untuk memantau PPDB," ujar Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Ahmad Hadadi, ketika ditemui di SMA PGII, Bandung, Rabu (11/7/2018).

Seorang Perempuan Ditemukan Meninggal di Kamar Kontrakannya Dekat Kompleks Pemda KBB

Amien Rais Sindir Tokoh yang Dinilainya Keluar dari Jalan Hidayah, Guntur Romli: Halu Benar

Ia juga telah memberi arahan kepada semua pihak untuk tetap menjaga kondusivitas PPDB.

Jika ada laporan masuk berkaitan jual beli kursi atau pungli, kata Ahmad Hadadi, pihaknya akan langsung menindaklanjuti.

"Kami sudah berikan arahan agar tidak ada transaksi keuangan saat PPDB. Ketika ada itu berarti pelanggaran," ujarnya.


Sampai saat ini keluhan yang masuk ke Disdik Jabar adalah mengenai sistem zonasi.

Sebelumnya diberitakan Ombudsman Perwakilan Jawa Barat menyebut PPDB 2018 rawan praktik jual-beli kursi.

Ombudsman juga membuka posko pengaduan untuk masyarakat yang ingin melaporkan praktik kecurangan pada PPDB 2018.

Sampai saat ini, Ombudsman juga belum menerima laporan mengenai praktik jual beli kursi untuk PPDB tingkat SMA. (*)

Penulis: Theofilus Richard
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help