13 Pabrik di Cimahi Saluran Limbahnya Ditutup Satgas Citarum, Wali Kota Komentar Begini

Wali Kota Cimahi, Ajay M Priatna mengklaim dari sejumlah pabrik yang saluran pembuangan limbahnya ditutup Satgas Citarum Sektor 21, ada yang

13 Pabrik di Cimahi Saluran Limbahnya Ditutup Satgas Citarum, Wali Kota Komentar Begini
TRIBUN JABAR/WISNU SAPUTRA
Satgas Sektor 21 Citarum Harum tengah berkumpul di depan gerbang masuk PT Mulia Lestari, di Jalan Cibaligo, Kelurahan Cimahi Utara, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi untuk menutup saluran pembuangan limbah cair yang diduga tak bertuan, Senin (9/7). Saluran pembuangan limbah cair itu berada di bawah jembatan yang ada di PT Mulia Lestari. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Wali Kota Cimahi, Ajay M Priatna mengklaim dari sejumlah pabrik di Kota Cimahi yang saluran pembuangan limbahnya ditutup Satgas Citarum Sektor 21, ada yang telah menuruti instruksi dari Dansektor 21, Kolonel Inf Yusep Sudrajat.

Hingga saat ini, sedikitnya 13 pabrik di Kota Cimahi saluran pembuangan air limbahnya telah dilakukan penutupan lantaran masih membuang limbah ke aliran sungai yang bermuara ke Sungai Citarum.

Dari 13 pabrik yang saluran air limbahnya telah ditutup, 7 pabrik di antaranya telah dibuka kembali karena telah memperbaiki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Begal Jalanan yang Kerap Mepet Sepeda Motor Korbannya di Kota Cirebon Diringkus Polisi

Menang Undian Nonton Final Piala Dunia di Rusia, Fazri Ashari: Pertama Kali Dapat Kabar, Merinding

"Ketika saluran pembuangan limbahnya sudah dibuka, berarti pihak pabrik sudah melakukan hal yang benar menurut Dansektor," ujar Ajay saat ditemui di Mapolres Cimahi, Jalan Amir Machmud, Rabu (11/7/2018).

Sementara untuk sisa pabrik yang belum dibuka saluran pembuangan limbahnya, lanjut Ajay, Pemerintah Kota Cimahi terus melakukan pemantauan agar pihak pabrik benar-benar memperbaiki IPAL-nya.


"Kami juga sudah ketemu Apindo dan terus kita imbau karena adanya penutupan saluran pembuangan limbah itu seharusnya tidak ada lagi main-main. Pihak pabrik juga responnya sudah cukup baik," katanya.

Kendati demikian, pihaknya juga terus melakukan pengawasan dengan bekerjasama dengan jajaran Polres Cimahi dan khususnya dengan Satgas Citarum Sektor 21.

"Jadi yang masih ditutup saluran pembuangannya kami awasi mereka untuk memperbaik IPAL-nya, bukan ditutup permanen tanpa adanya solusi," kata Ajay. (*)

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help