Tahun Ini Saja, Puluhan Kasus Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuaan Terjadi di Garut

Kekerasan tersebut didominasi oleh pelecehan seksual oleh orang tua maupun orang terdekat atau pihak lembaga korban kejahatan.

Tahun Ini Saja, Puluhan Kasus Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuaan Terjadi di Garut
apakabardunia.com
Ilustrasi kekerasan terhadap anak. 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A), menyatakan, anak dan perempuan rentan mengalami tindakan kekerasan.

Berdasarkan informasi, dari Januari hingga Juli 2018 tercatat, di Kabupaten Garut terjadi 35 kasus kekerasan terhadap anak yang dilaporkan ke Dinas P2KBP3A Kabupaten Garut.

Dari keseluruhan kekerasan tersebut didominasi oleh pelecehan seksual oleh orang tua maupun orang terdekat atau pihak lembaga korban kejahatan.


Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Garut, Toni T Somantri, mengatakan, banyak sekali kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan yang tidak terlaporkan.

"Banyak masyarakat yang malu dan enggan melapor ketika berhadapan dengan kasus tersebut. Maka dari itu kami sulit mendeteksi," kata Toni saat ditemui di acara Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia di Jalan Cimanuk, Kabupaten Garut, Selasa (10/7/2018).

Untuk menanggulangi hal ini, kata Toni, pihaknya telah membuat satuan tugas (satgas) terhadap perlindungan perempuan dan anak ditingkat desa.

"Semakin banyak yang dilaporkan, berarti akan banyak kejahatan terungkap," katanya.

Nara Park Bandung Hadirkan Destinasi One Stop Leisure, Cocok Jadi Tempat Nongkrong Baru!

Berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Garut nomor 13 tahun 2018 tentang perlindungan perempuan dan anak terhadap kekerasan.

Halaman
12
Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved