Kuliner Bandung

Sedapnya Soto Pak Bowo di Kedai Presiden Nagreg, Bumbunya Khas Rempah di Tanah Air

Soto unik ini bisa Anda temukan di Kedai yang terletak sangat strategis di Jalan Raya Nagreg Kilometer 35, Kabupaten Bandung.

Sedapnya Soto Pak Bowo di Kedai Presiden Nagreg, Bumbunya Khas Rempah di Tanah Air
Tribun Jabar/Ery Chandra
Seporsi soto Pak Bowo, di Kedai Presiden, di Jalan Raya Nagreg Kilometer 35, Kabupaten Bandung, Selasa (10/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, NAGREG - Menikmati Soto mungkin terasa biasa hanya dengan daging ayam sebagai bahan utama.

Namun, bagaimana rasanya soto 'Pak Bowo' yang namanya memiliki dengan nuansa politik, aneh serta mengundang rasa penasaran untuk segera mencicipinya?

Soto unik ini bisa Anda temukan di Kedai yang terletak sangat strategis di Jalan Raya Nagreg Kilometer 35, Kabupaten Bandung.

Soto Pak Bowo seharga Rp 15.000 per porsi ini disajikan dalam sebuah mangkuk berukuran sedang seperti layaknya soto lainnya.

Benarkah Pria Lebih Rentan Terkena Penyakit Jantung daripada Wanita? Ini Penjelasan Dokter Ahli

Meskipun demikian, soto itu tampak menonjol dengan tampilan cabikan ayam, garam, bihun, toge, sayur kol, kacang tanah, daun bawang, bawang goreng, dan kerupuk.

"Rasa pedasnya ada, gesturnya beda, ada kayu wanginya. Tidak memakai bumbu instan," ujar Owner Kedai Presiden, Ledi Handoyo (30), dikedainya, Selasa (10/7/2018).

Ketika mencicipi soto Pak Bowo ini, lidah diajak untuk berpetualang. Saat lidah mengunyah soto dipadu nasi, kesegaran dan sensasi bihun dan kacang sangat terasa.
Namun, sensasi berikutnya yang muncul adalah gurihnya kuah serta hangat terasa di tenggorakan menjadi khas. Kuah berwarna cokelat kekuning-kuningan dan sedikit kental itu seolah berhasil menambah kegurihan rasa hingga suapan terakhir.

Jadwal Siaran Langsung Semifinal Piala Dunia 2018 di Trans Tv Nanti Malam

Ledi mengatakan soto Pak Bowo yang merupakan favorit dipesan oleh pengunjung, mengedepankan rempah-rempah dalam menu tersebut. Pasalnya, secara filosofi bahan rempah yang ada sempat berjaya di tanah air.

"Apalagi di Nagreg cocok sekali dinikmati karena berada di ketinggian gunung," kata Ledi.

Ledi mengaku soto dengan konsep rempah dan dinamakan secara politik belum hadir di wilayah Bandung Timur secara khususnya bahkan wilayah lainnya.

"Baru pertama mungkin disini dan lokasi lainnya. Kalau soto biasa hambar kalau pakai bumbu instan. Sedangkan kami bumbu natural. Insya Allah sehat dari bahan-bahan seperti ini," ujarnya.

Penulis: Ery Chandra
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help