Pemkot Tasikmalaya Fasilitasi Kebutuhan Tenaga Kerja Profesional untuk Perusahaan di Jepang

ada beberapa tahapan yang harus dilalui oleh calon tenaga kerja asal Tasikmalaya yang akan dikirim ke Jepang.

Pemkot Tasikmalaya Fasilitasi Kebutuhan Tenaga Kerja Profesional untuk Perusahaan di Jepang
ISTIMEWA
Wakil Wali Kota Muhamad Yusuf menerima cenderamata dari Presiden Direktur Sakura Garden Hotel, Osaka Jepang Mr. Ayama Kiyotaka dan General Manager Nakanishikosan ISA Travel Tokyo, Mr. Sukeitsu Yasuhiro, seusai kunjungan di Balai Kota Tasikmalaya, Selasa (10/7). 

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Dua perusahaan Jepang, Sakura Garden Hotel Osaka, dan Nakanishikosan ISA Travel Tokyo, didampingi konsultan pendidikan Indoneia - Jepang, Sentra Global Edukasi (SGE), Selasa (10/7) mengunjungi Kota Tasikmalaya.

Dalam kunjungan ini, Presiden Direktur Sakura Garden Hotel, Osaka Jepang Mr. Ayama Kiyotaka dan General Manager Nakanishikosan ISA Travel Tokyo, Mr. Sukeitsu Yasuhiro, serta Sales Manager Mr. Asou Yasumitsu.

Rombongan dari Jepang, diterima Wakil Wali Kota Muhamad Yusuf di Balai Kota Tasikmalaya. Wakil Wali Kota menyambut baik kunjungan perwakilan dua perusahaan Jepang ini.

"Kedatangan perwakilan perusahaan Jepang ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan wali kota Tasik ke Jepang pada kunjungan Wali Kota Kota Tasikmalaya pada tanggal 8-13 Mei 2018 di Tokyo, Jepang," ujar Yusuf dalam rilis yang diterima Tribun, Selasa (10/7).

Yusuf mengatakan, selain kerjasama di bidang penyediaan tenaga kerja, perwakilan perusahaan Jepang ini juga menawarkan kerja sama di bidang lainnya, seperti pariwisata dan industri kreatif.

"Mereka menawarkan kerja sama yang lain di bidang pariwisata, tapi karena Tasik tidak punya wisata alam, maka Tasik dapat menjadi hub pariwisata bagi kota-kota lainnya di wilayah Priangan timur," jelasnya.

Ditambahkan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Tasikmalaya, Hj. Nunung Kartini. "Pada kunjungan hari ini, dua perusahaan Jepang tersebut ingin menggali secara langsung potensi kota Tasikmalaya dan membahas secara intens ketentuan-ketentuan kerjasama yang dapat dilakukan dengan Dinas Tenaga Kerja Kota Tasikmalaya," ujar Nunung.

Nunung mengatakan, fokus kerja sama utamanya dalam bidang pelatihan dan penyerapan tenaga kerja profesional ke Jepang khususnya di bidang perhotelan dan pariwisata.

Selain itu menurut Nunung, tujuan kerja sama ini adalah untuk meningkatkan kualitas dan penyerapan sumber daya manusia kota Tasikmalaya sebagai tenaga kerja profesional, terdidik dan terlatih, agar dapat memenuhi kebutuhan perusahaan Jepang sesuai bidang dan kualifikasinya.

"Calon tenaga kerja yang nantinya akan dikirim ke Jepang perlu mengikuti proses pendidikan dan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan Jepang, sebelum mereka ditempatkan," jelasnya.

Oleh karena itu, ada beberapa tahapan yang harus dilalui oleh calon tenaga kerja asal Tasikmalaya yang akan dikirim ke Jepang. Seleksi tahap pertama dijelaskan Nunung akan dilakukan oleh pihak Disnaker dan pihak SGE, sesuai kualifikasi dasar yang diminta, yaitu minimal lulusan D3 atau S1 sesuai bidang yang diperlukan, memiliki kemampuan bahasa inggris (TOEFL 500) sehat jasmani dan rohani. Jika pelamar sudah pernah belajar bahasa Jepang akan menjadi nilai lebih.

Jika lulus seleksi tahap pertama, calon tenaga kerja dapat mengikuti pelatihan bahasa Jepang di Disnaker Kota Tasikmalaya selama 6 bulan dengan target level N3.

Halaman
12
Editor: Machmud Mubarok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help