Piala Dunia 2018

Asisten Pelatih Kroasia Dipecat Jelang Semifinal Piala Dunia 2018 Lawan Inggris

Ini merupakan slogan orang-orang nasionalis anti-Rusia di negara pecahan Uni Soviet tersebut.

Asisten Pelatih Kroasia Dipecat Jelang Semifinal Piala Dunia 2018 Lawan Inggris
ALEXANDER NEMENOV/AFP/Bolasport
Penyerang Kroasia, Mario Mandzukic, merayakan golnya ke gawang Denmark dalam laga babak 16 besar Piala Dunia 2018 di Nizhny Novgorod Stadium, Nizhny Novgorod, Rusia pada 1 Juli 2018. 

TRIBUNJABAR.ID, MOSCOW - Federasi Sepak Bola Kroasia memecat asisten pelatih timnas menyusul beredarnya video bernuansa politis usai lawan Rusia, Sabtu (7/7/2018) lalu.

Pemecatan ini terjadi hanya beberapa hari jelang laga semifinal lawan Inggris, Kamis (11/7/2018) dini hari waktu Indonesia.

Kroasia menyingkirkan tuan rumah Rusia lewat adu penalti.

Kemenangan itu dirayakan salah satu anggota staf pelatih Kroasia, Ognjen Vukajevic dengan menyuarakan 'Glory to Ukraina'.

Vukojevic merekam video bersama bek timnas Kroasia Domagoj Vida

Ini merupakan slogan orang-orang nasionalis anti-Rusia di negara pecahan Uni Soviet tersebut.

Pemberontakan itu memicu krisis hubungan kedua negara.

Hubungan antara Ukraina dan Rusia masih 'panas' setelah aneksasi Rusia terhadap semenanjung Krimea pada 2014, dan dukungan mereka terhadap kelompok pro Rusia di wilayah timur negeri tersebut.

Video ini mengundang reaksi keras dari para politisi Rusia, dan Vida telah mendapat peringatan dari Komisi Disiplin FIFA. 

Sementara Vukojevic telah didepak dari posisinya sebagai staf pembinaan Kroasia dan akreditasi Piala Dunianya juga dicabut.

"Saya paham bahwa pernyataan saya sayangnya dapat ditafsirkan secara berbeda, untuk itu saya minta maaf. Saya minta maaf kepada publik Rusia jika mereka telah memahami pernyataan saya sedemikian rupa," kata Vukojevic.(*)

Penulis: Ravianto
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help