Dinkes Sebut Ada 50 ODHA di Kota Tasikmalaya, Masih Sangat Mungkin Bertambah

Menurutnya, angka ODHA yang teridentifikasi mengalami peningkatan ketimbang periode yang sama pada tahun lalu.

Dinkes Sebut Ada 50 ODHA di Kota Tasikmalaya, Masih Sangat Mungkin Bertambah
shutterstock
Wanita memegang kertas dan pita merah AIDS. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA- Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya mencatat sedikitnya ada 50 orang dengan HIV-AIDS di wilayah kerja mereka.

Puluhan orang yang biasa disebut ODHA tersebut ialah yang mendapatkan penaganan dari pemerintah.

Kepala Dinas kesehatan Kota Tasik, Cecep Zainal Kholis mengatakan jumlah tersebut masih mungkin tak sesuai jumlah riil di lapangan lantaran tak semua ODHA mengetahui atau mau terbuka soal kondisi medis mereka.

Menurutnya, angka ODHA yang teridentifikasi mengalami peningkatan ketimbang periode yang sama pada tahun lalu.


Dia mengatakan, sepanjang tahun lalu, jumlah ODHA di Kota Tasikmalaya mencapai 80 orang.

"Tahun sekarang diprediksi sampai 100, karena sekarang sampai pertengahan tahun sudah ada 50 kasus. Masih ada waktu hingga akhir tahun," kata Cecep, Senin (9/7/2018) siang.

Cecep menyebut ada dua pemicu penyebaran virus mematikan sistem imun tersebut terjadi yakni perilaku seks tak sehat serta penggunaan jarum suntik.

Bagi ODHA yang telah teridentifikasi, lanjut Cecep, pihaknya sudah melakukan penanganan.

8 SMP Negeri di Kota Tasikmalaya Masih Banyak Sisa Kuota, Disdik Perpanjang Waktu PPDB

"Kami berikan pengobatan di rumah sakit, puskesmas. Kami berikan penanganan medis sesuai standar penanganan pasien HIV-AIDS," katanya.

Sulitnya mengidentifikasi ODHA yang tersebar di Kota Tasikmaya, kata Cecep, karena mereka cenderung menutup diri dan ada rasa takut stigma negatif dari masyarakat.

"Kita kan harus mengeliminasi HIV-AIDS ini tahun 2030. Saya mengimbau bagi masyarakat yang merasa ada keluhan yang berkepanjangan dan sering batuk-batuk seperti TBC, yang sakit-sakitan jatuh bangun, untuk jangan takut memeriksa," kata dia. (*)

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help