Piala Dunia 2018

Samai Rekor Tembakan Terbanyak,Brasil Unggul atas Jerman dan Argentina

Ada 2 tim lain yang sebelumnya juga mampu mencatatkan jumlah tembakan sebanyak itu.

Samai Rekor Tembakan Terbanyak,Brasil Unggul atas Jerman dan Argentina
Twitter/FIFA World Cup
Brasil tersingkir dari Piala Dunia 2018 setelah kalah 2-1 dari Belgia, Sabtu (7/7/2018) dinihari WIB. 

TRIBUNJABAR.ID - Perjalanan juara dunia 5 kali, timnas Brasil, di Piala Dunia 2018 terhenti di perempat final.

Dalam laga yang berlangsung di Kazan Arena, Jumat (6/7/2018) waktu setempat atau Sabtu dini hari itu, timnas Brasil takluk 1-2 di tangan timnas Belgia.

Gol-gol Belgia dicetak oleh bunuh diri Fernandinho (menit ke-13) dan Kevin De Bruyne (31'), sedangkan gol Brasil dibukukan oleh Renato Augusto (76').

Sekali lagi Piala Dunia 2018 mengetengahkan laga di mana tim yang lebih dominan tidak mampu memenangi pertandingan.

Dalam pertandingan itu, Selecao memegang 57 persen penguasaan bola dan melakukan 26 tembakan berbanding hanya 8 yang dibuat oleh Belgia.

Seperti dikutip Bolasport.com dari statistik di FIFA, jumlah 26 tembakan yang dilakukan Brasil menyamai rekor terbanyak di Piala Dunia 2018.

Ada 2 tim lain yang sebelumnya juga mampu mencatatkan jumlah tembakan sebanyak itu.

Yang menarik, dua tim tersebut berstatus sama seperti Brasil, yaitu sebagai tim-tim yang pernah menjadi juara Piala Dunia. 

Dua tim itu adalah Argentina dan Jerman.

Argentina membukukan 26 tembakan saat ditahan Islandia 1-1 pada pertandingan pertama mereka di Grup D (16/6/2018).

Sementara itu, Jerman melakukannya pada 27 Juni 2018, ketika kalah 0-2 dari Korea Selatan pada pertandingan terakhir Grup F.

Sudah tersingkir di perempat final, timnas Brasil pun mengikuti jejak Argentina dan Jerman yang masuk kotak terlalu dini.

Argentina dikalahkan Prancis 3-4 di babak 16 besar, sedangkan Jerman malah gagal lolos dari fase grup.

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved