Fruits Up dan Manggo Day, Produk Olahan Mangga, Tercipta karena Banyak Mangga yang Mubazir

Di sana itu ada banyak mangga tapi bukan di kebun. Biasanya mangganya ada di depan rumahnya," ujarnya

Fruits Up dan Manggo Day, Produk Olahan Mangga, Tercipta karena Banyak Mangga yang Mubazir
tribunjabar/yongky yulius
Fruits Up dan Mango Day. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Berkat memberdayakan ibu-ibu di sekitar Cirebon, produk Fruits Up dan Mango Day berhasil diciptakan oleh dua orang mahasiswa dan alumnus Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung.

Dua orang itu adalah Muhammad Nur Rijaldi (23) yang merupakan mahasiswa teknologi industri pertanian 2014 dan Bambang Bayu Febrianto (28) alumnus ekonomi pembangunan 2008.

Rijaldi bercerita, dua produk itu tercipta pada tahun 2014.

KPU Tolak Rekomendasi Bawaslu Soal PSU Pilgub Jabar di Banjaran Kabupaten Bandung

"Jadi tahun 2005 itu memang sudah ada pelatihan membuat bubur buah mangga di daerah Cirebon oleh Unpad, tapi yang tahun 2005 itu bukan kami. Di sana itu ada banyak mangga tapi bukan di kebun. Biasanya mangganya ada di depan rumahnya," ujarnya kepada Tribun Jabar di Pameran Wirausaha Baru, Pusdai, Jalan Diponegoro, Kota Bandung. Rabu (4/7/2018).

"Di situ buah mangga gedong gincu atau harumanis kalau lagi musim harganya bisa Rp 1.000 per kilogram, itu barang yang enggak masuk supermarket (terbuang). Kalau musim panen buah itu dibuang aja di pinggir dan membusuk karena kebanyakan,"  ujarnya.


Akhirnya, pada tahun 2014, Rijaldi dan kawan-kawannya datang ke daerah itu untuk menindaklanjuti pelatihan pembuatan bubur buah mangga untuk ibu-ibu tersebut.

Di sana, akhirnya dia membuat sebuah koperasi.

Koperasi itu yang nantinya akan menampung bubur buah yang sudah dihasilkan oleh para ibu-ibu dari sejumlah mangga yang tadinya terbuang karena terlalu banyak.

Halaman
123
Penulis: Yongky Yulius
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help