Nining Sunarsih Ditemukan Selamat

Begini Skenario Tenggelamnya Nining Sunarsih Dirancang

Namun atas saran seorang berinisial H, penjemputan dilakukan seolah mendapat perintah dari mimpi.

Begini Skenario Tenggelamnya Nining Sunarsih Dirancang
ist
Pasien di Panti Sosial Rehabilitasi Mental Aura Welas Asih, Pelabuhanratu yang mirip Nining Sunarsih. 
TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Hasil penyelidikan pihak kepolisian mulai mengurai kasus menghilangnya Nining (53) yang sempat heboh karena dikabarkan terbawa ombak namun muncul kembali setelah 1,5 tahun.
Saksi ketujuh yang merupakan salah satu saksi kunci, Dd, mengungkap semua misteri hilangnya Nining (53) selama 1,5 tahun.
Pengungkapan dilakukan setelah Polresta Sukabumi memeriksa Dd secara intensif sejak Kamis (5/7) sampai dengan Jumat (6/7).
Kapolresta Sukabumi AKBP Susatyo Purnomo melakukan konferensi pers setelah selesai memeriksa tujuh orang saksi tersebut.
Dari hasil pemeriksaan, mulai terkuak sebuah skenario yang dilakukan atas saran seseorang untuk menghindari masalah utang piutang yang dialami Nining.
Saksi kunci Dd yang merupakan adik Nining mengatakan bahwa Nining sebenarnya tidak tenggelam.
Dd mengatakan bahwa ia menerima saran dari seseorang agar membuat skenario seolah Nining hilang tenggelam di pantai Palabuanratu agar permasalahan utang selesai.
Skenario rekreasi pun mulai disusun.
Dua hari sebelum berangkat rekreasi, Dd kedatangan Nining yang menyampaikan permasalahan utang piutangnya.
Lalu Nining mulai berangkat rekreasi ke Palabuanratu menjalankan skenario seolah ia tenggelam.
"Dari keterangan saksi Dd, Nining tak tenggelam tapi ia pergi sendiri berpisah dari rombongan saat rekreasi ke Palabuanratu," kata Kapolresta, saat menggelar jumpa pers, Jumat (6/7) di halaman Polresta Sukabumi.
Sejak saat itu skenario Nining hilang mulai berjalan. Banyak warga yang percaya jika Nining hilang tergulung ombak.
Waktu berlalu, Dd mengaku sempat menerima telepon dari Nining bahwa ia berada di Cianjur dan pernah bekerja di Jakarta.
Hal tersebut ia ungkapkan kepada pihak kepolisian.
Lalu pada 2018 Nining kembali dijemput keluarga di tempat yang sama saat menghilang.
Namun atas saran seorang berinisial H, penjemputan dilakukan seolah mendapat perintah dari mimpi.
Nining pun dijemput dan disebut-sebut ditemukan terbaring di pinggir pantai masih mengenakan pakaian yang sama saat menghilang termasuk sendal yang ia pakai.
Kabar heboh pun mulai tersiar di media sosial saat itu.
"Nining saat ini masih dirawat di ruang kemuning RSUD Syamsudin," kata Kapolresta.
Atas kasus ini pihak Polresta telah mengamankan satu buah baju warna  corak kuning kecoklatan, satu buah kerudung warna corak hijau toska, celana warna hitam, dan sepasang sandal warna hitam.
Hingga saat ini pihak Polresta Sukabumi masih menyelidiki dan melengkapi data terkait menghilangnya Nining.
Pihak Polresta pun belum menyimpulkan apakah ada tersangka dari kasus menghilangnya Nining.(fam)

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved