Jalan Raya Pacet-Cipanas Sering Macet Gara-gara Dua Lajur Jalan Jadi Tempat Parkir

Rahmat mengatakan selain di kawasan Pacet, pihaknya juga memberlakukan sosialisasi tertib parkir di kawasan Jalan HOS Cokroaminoto.

Jalan Raya Pacet-Cipanas Sering Macet Gara-gara Dua Lajur Jalan Jadi Tempat Parkir
Tribunjabar/Feri Amiril Mukminin
Arus lalu lintas di kawasan Cipanas, Cianjur 
Laporan wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril
TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Permasalahan parkir yang berujung pada kemacetan kerap menyergap kawasan kuliner Pacet, Jalan Raya Cipanas, Kabupaten Cianjur.
Kemacetan disebabkan daya tampung tempat kuliner yang tak sebanding dengan jumlah kendaraan yang singgah.
Kemacetan bisa sampai tiga atau empat kilometer akibat badan jalan yang kerap dijadikan tempat parkir di kawasan kuliner di jalan nasional tersebut.
Kemacetan terparah bisa ditemui menjelang sore akhir pekan hingga malam hari. 
Banyaknya kendaraan dari luar daerah yang ingin berkunjung ke tempat kuliner sate dan makanan khas sunda tersebut membuat juru parkir terpaksa memarkir kendaraan di badan jalan.
Kondisi tersebut masih kerap terjadi karena liburan sekolah yang memasuki hari-hari terakhir.
Banyak wisatawan luar daerah yang mengajak keluarga untuk memanfaatkan pekan terakhir liburan sekolah. 
Kemacetan kerap menyergap sampai ke wilayah Ciherang dari titik kawasan kuliner. Kendaran terpaksa merayap dan terkadang berhenti beberapa saat.
Berdirinya kawasan kuliner di wilayah Jalan Raya Pacet hingga saat ini tak diimbangi dengan pembangunan lahan parkir yang memadai. 
"Macet kerap terjadi, terutama malam minggu atau pada musim liburan, saya melihat parkirnya sudah banyak yang di badan jalan," kata Dedi Setiadi (36) seorang warga Cipanas.
"Dua badan jalan digunakan untuk parkir, hingga menyebabkan kemacetan yang cukup panjang."
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur, Rahmat Hartono, mengatakan pihaknya sudah menyarankan agar setiap kendaraan yang parkir di kawasan kuliner masuk dan tak meluber ke jalan nasional.
"Saya sudah imbau itu, kendaraan harusnya masuk ke dalam dan tak meluber ke jalan," kata Rahmat ditemui di kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur, Kamis (5/7).
Pihaknya akan memberlakukan tahapan dalam setiap penertiban kawasan parkir dengan mengedepankan pola persuasif kepada setiap pemilik kawasan kuliner di Pacet.
Rahmat mengatakan selain di kawasan Pacet, pihaknya juga memberlakukan sosialisasi tertib parkir di kawasan Jalan HOS Cokroaminoto.
"Kami belum evaluasi, baru sekitar satu minggu kami memberlakukan kawasan bebas parkir di Jalan HOS Cokroaminoto sampai dengan kawasan Jalan Barisan Banteng," katanya.
Pihaknya juga mengaku belum memutuskan apakah akan diberlakukan paten soal HOS Cokroaminoto sebagai kawasan bebas parkir.(*) 

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved