Home »

Garut

Stok Darah Menipis, PMI Garut Imbau Masyarakat Rajin Mendonor

Alasan mengapa masyarakat didorong untuk mendonorkan darahnya, karena dalam setiap donor itu ada nilai kemanusian yang tinggi.

Stok Darah Menipis, PMI Garut Imbau Masyarakat Rajin Mendonor
Tribun Jabar/ Hakim Baihaqi
Kantung darah di PMI Kabupaten Garut 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Unit Tranfusi Daerah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Garut, mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk giat mendonorkan darahnya bagi yang membutuhkan.

Kepala UTD PMI Garut, Rahmat Wijaya, mengatakan, alasan mengapa masyarakat didorong untuk mendonorkan darahnya, karena dalam setiap donor itu ada nilai kemanusian yang tinggi.

"Selain kesehatan pribadi, dalam donor pun ada kesehatan juga bagi orang lain," kata Rahmat di Kantor UTD PMI Garut, Jalan Rumah Sakit, Kabupaten Garut, Rabu (4/7/2018).


Selain itu, Rahmat mengatakan, ada beberapa penyakit yang diidap oleh masyarakat yang tidak bisa disembuhkan menggunakan obat, melainkan menggunakan darah.

"Disampaikan kepada masyarakat, karena ini adalah ibadah," kata Rahmat.

Rahmat mengatakan, kebutuhan darah di Kabupaten Garut sebanyak 1.500 labu dari 1.500 orang.

Sedangkan pascalebaran ini, hanya terkumpul 350 labu saja.

Baca: Sepiring England Cheese Chick Ini Bisa Bikin Anda Ketagihan, Mau Coba?

"900 dari Garut, sisanya dari luar daerah Garut," kata Rahmat.

Terkait kegiatan donor darah, Rahmat mengatakan, di Kabupaten Garut masih terbilang cukup sedikit, dikarenakan peran stakeholder yang belum begitu masif menyampaikan kepada masyarakat bahwa pentingnya donor darah.

"Kesadaran masyarakat kurang, pemerintahnya pun kurang. Ketika ada kejadian yang membutuhkan banyak darah, mereka langsung buru-buru datang ke PMI," katanya.

Baca: Tujuh Pasar Tradisional di Kabupaten Cirebon Direvitalisasi

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help