Politeknik Pos Indonesia Gelar Sertifikasi Internasional CILT dalam Hadapi Revolusi Industri 4.0

Penyelenggaraan batch 1 yang diikuti oleh 17 Dosen Vokasi dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta,

Politeknik Pos Indonesia Gelar Sertifikasi Internasional CILT dalam Hadapi Revolusi Industri 4.0
Dok Poltekpos
Poltekpos mendapat kepercayaan untuk menyelenggakan 2 batch program beasiswa Retooling Kompetensi Vokasi Dosen Pendidikan Tinggi Vokasi Tahun 2018 untuk bidang Logistik dan Transportasi dengan total peserta 34 dosen dari 21 perguruan tinggi vokasi. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG  – Ditjen Kelembagaan, Iptek, dan Pendidikan Tinggi menetapkan Politeknik Pos Indonesia (Poltekpos) menjadi  penyelenggara Program Beasiswa Retooling Kompetensi Vokasi Dosen Pendidikan Tinggi Vokasi Tahun 2018 untuk bidang Logistik dan Transportasi untuk memperkuat Konektivitas di Indonesia.

Retooling merupakan Program Revitalisasi Pendidikan Tinggi Vokasi bertujuan mewujudkan pendidikan tinggi vokasi yang link and match dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

Poltekpos mendapat kepercayaan untuk menyelenggakan 2 batch program ini dengan total peserta 34 dosen dari  21 perguruan tinggi vokasi. Batch 1 dilaksanakan pada 2 juli – 3 Agustus 2018 dan Batch 2 akan dilaksanakan pada tanggal 23 Juli – 24 Agustus 2018.

Kegiatan ini berdurasi selama 5 minggu untuk setiap batch dan sudah termasuk agenda kunjungan industri sebanyak 4 kali. Dengan adanya program ini diharapkan tercapai peningkatan kualitas dan kapabilitas dosen pendidikan tinggi vokasi di bidang logistik dan juga peningkatan kualitas institusi pendidikan tinggi vokasi dalam persiapan menghadapi tantangan globalisasi dan revolusi Industri 4.0.

Penyelenggaraan batch 1 yang diikuti oleh 17 Dosen Vokasi dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta, dibuka secara resmi pada hari Senin 2 Juli 2018 oleh Abdul Rahim Tahir yang merupakan President The Charter Institute of Logistics and Transport (CILT).

“Pemilihan CILT sebagai sertifikasi internasional dalam bidang  transportasi dan logistik karena sertifikasi ini diakui lebih dari 30 negara dan juga karena  Poltekpos merupakan Perguruan Tinggi penyelenggara CILT di Indonesia”, demikian menurut Dr. Ir. Agus Purnomo, MT. yang merupakan Direktur Poltekpos.

“Sejak tahun 2000, Poltekpos telah menjalin kerjasama dengan CILT dan sejumlah 6 Dosen telah memperoleh Diploma CILT dengan beasiswa dari DHL Indonesia. Sejak itu, Poltekpos telah pula melakukan sertifikasi CILT untuk para lulusan di prodi Logistik  Bisnis”, demikian pungkas Agus Purnomo.

Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help