Tiga Bulan Terakhir Masa Kepemimpinannya di Bandung, Ridwan Kamil Siap Kebut Pembangunan

Selain opini WTP, pria yang akrab disapa Kang Emil ini juga memprioritaskan pembangunan fisik yang harus selesai di tahun ini.

Penulis: Tiah SM | Editor: Ichsan
Tribun Jabar/Theofilus Richard
Cagub Jabar Ridwan Kamil, ditemui wartawan di Hotel Papandayan, Bandung, Rabu (27/6/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial akan melakukan serangkaian percepatan pembangunan di tiga bulan terakhir masa jabatannya. Untuk itu, para kepala dinas wajib meningkatkan semangat dan kinerjanya.

"Kami akan mengejar status WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) yang menurut BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) hanya masalah waktu. Itu akan kita kebut meskipun nanti yang akan menerima adalah wali kota baru," ujar Ridwan Kamil seusai menggelar rapat rutin pimpinan di Pendopo Kota Bandung, Senin (2/7/2018).

Baca: The Jakmania Pukul Anak Menpora, Imam Nahrawi: Bung Ferry Harusnya Menengahi Bukan Memperkeruh

Selain opini WTP, pria yang akrab disapa Kang Emil ini juga memprioritaskan pembangunan fisik yang harus selesai di tahun ini. Salah satunya adalah Rumah Deret Tamansari. Ia ingin agar semua pembangunan berjalan sesuai rencana.

"Apartemen Tamansari jalan terus. Kita sudah menang di PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara), karena itu juga untuk kesejahteraan warga," ujar calon gubernur Jabar ini. 


Emil optimistis pembangunan infrastruktur akan tetap berjalan karena ia dan Oded terus memantau pekerjaan. Keduanya kini sudah fokus kembali bekerja karena proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sudah selesai. 

"Saya besok ada rapat besar untuk lelang proyek. Untuk mengetahui anggaran triliunan rupiah ini per minggu ini sudah sampai mana, saya akselerasi dan langsung dikerjakan. Memang pasti nanti perubahannya hadir rata-rata di akhir tahun di wali kota baru," katanya. 

Emil berharap perubahan-perubahan positif yang telah terjadi selama lima tahun ini tidak membuat para pejabat terlena. Ia tak ingin Bandung stagnan karena menganggap diri sudah baik. 


"Kecepatan saya membangun Bandung itu 10 proyek setiap tahun. Jadi tidak boleh turun di kepemimpinan baru. Maksudnya, para kepala dinas agar jangan turun standar kecepatan memberikan inovasi karena pasti rakyat akan menilai,” harap Emil.

Emil juga berjanji tidak akan melupakan Bandung, bahkan akan diprioritaskan dalam segala bantuan. "Pokoknya Bandung pasti ada keistimewaan ," ujarnya.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved