Keluarga Yakin Rina Dibunuh Buruh Bangunan yang Kini Menghilang Misterius
Rina juga mengaku sudah berulang kali ingin mengakhiri hubungannya dengan Aris.
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra
TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Keluarga meyakini Rina Casrina (21) tewas dibunuh kekasihnya bernama Aris (30).
Diketahui jasad Rina ditemukan di gudang penyimpanan kayu di Jalan Meruya Ilir, RT 002/01, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, Minggu (1/7/2018) kemarin.
Keyakinan tersebut muncul karena Rina pernah mengeluhkan kepada sepupunya, Jum Kartini, bila hubungannya dengan Aris sedang dilanda masalah.
Rina juga mengaku sudah berulang kali ingin mengakhiri hubungannya dengan Aris.
Namun, Aris selalu bersikeras tak mau berpisah dengannya.
"Rina orangnya tertutup. Dia lagi ada masalah sama Aris. Dia ngomong sudah ngga tahan lagi sama Aris," ujar Jum di rumah korban, Jalan Duri Kepa Asam Raya, RT 6/8, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (2/7/2018).
Bahkan, kata Jum, Rina sempat bercerita kalau Aris pernah mengancam akan menyebar foto-foto dirinya bila tetap nekat minta putus.
Jum mengatakan Rina sudah setahun ini berpacaran dengan Aris.
Sepengetahuannya, Aris dikenal sosok yang baik dan kerap membawa makanan ketika bertamu ke rumah sepupunya itu.
"Aris kalau disini mah baik orangnya, suka bawa makanan juga. Aris setiap hari jemput (Rina kerja), tapi enggak di rumah, dijemputnya di depan gang," kata Jum.
Baca: Kesal Ada Anggota Grup WhatsApp yang Selalu Mengoceh? Bungkam Pakai Cara ini
Baca: Ingin Keluar dari Grup WhatsApp Tanpa Ketahuan? Ini Caranya
Kendati demikian, pihak keluarga Rina memang menaruh curiga lantaran Aris tak pernah mau terbuka terkait identitasnya.
Kepada keluarga Rina, Aris mengaku sebagai seorang buruh di perusahaan otomotif, sedangkan Rina merupakan cleaning servis di sebuah mall di Jakarta Barat.
"Sudah sering ditanya kartu keluarga (Aris) untuk memastikan identitas tapi ditolak mulu dengan berbagai alasan," kata Jum.
Jum mengatakan pihak keluarga terakhir kali bertemu dengan Rina, Jumat (29/6/2018) malam.
Ketika itu, Rina mengaku ingin mengambil uang di ATM.
Namun, ternyata anak pertama dari lima bersaudara itu tak kunjung pulang.
Jasad Rina ditemukan tewas di gudang penyimpanan kayu di Jalan Meruya Ilir, RT 002/01, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, Minggu (1/7/2018) kemarin.
Pihak keluarga mengetahui jasad Rina berada di gudang itu setelah dikirimi pesan singkat oleh Aris yang menyebut korban berada di tempat itu dan sudah tak bernyawa.