Driver Ojol Cantik asal Bandung Ini Keluhkan Kenaikan Harga Pertamax, 'Mending Kembali ke Pertalite'

Saat harga naik seperti ini, seandainya menggunakan pertamax, dia memperkirakan akan menghabiskan lebih dari Rp 25 ribu.

Penulis: Yongky Yulius | Editor: Yudha Maulana
Instagram @irmaaulia18
Irma Aulia 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sejumlah konsumen di Bandung mengeluhkan kenaikan harga pertamax yang sekarang harganya mencapai Rp 9.500 per liter.

Irma Aulia (23) seorang pengemudi ojek online asal Antapani, Bandung, mengaku, enggan kembali beralih ke pertamax karena kenaikan harga tersebut.

"Saya biasanya pakai pertalite atau pertamax. Sekarang, setelah ada kenaikan harga, mending pakai pertalite terus," ujarnya saat dihubungi Tribun Jabar via ponselnya, Senin (2/7/2018).

Dalam sehari, Irma bisa menghabiskan Rp 20-25 ribu untuk mengisi pertamax saat bekerja menjadi ojek online.

Baca: Mario Gomez Siap Rekrut 5 Pemain Baru, 5 Pemain Lama Bakal Dipinjamkan, Ini Nama-Namanya

Saat harga naik seperti ini, seandainya menggunakan pertamax, dia memperkirakan akan menghabiskan lebih dari Rp 25 ribu.

Namun, dia pun mengakui, menggunakan pertamax membuat laju motor menjadi lebih enteng.

"Kalau pertamax memang membuat mesin motor jadi sedikit lebih halus ketimbang pertalite. Tapi kalau harganya seperti ini, lebih baik tetap pertalite," ujar Irma.

Hal senada dikatakan Azis Zulkhairil (25).

Dia yang sehari bekerja di sebuah perusahaan swasta sangat menyayangkan kenaikan harga pertamax.

Baca: Andres Iniesta Pensiun dari Timnas Spanyol, Ini Hari Paling Sedih dalam Karir Saya

"Saya tadi kaget saat lihat harga pertamax karena enggak ada pemberitahuan. Saya juga sepertinya akan beralih ke pertalite yang lebih murah per liternya," katanya saat ditemui di SPBU Cikadut, Jalan AH Nasution, Kota Bandung.

Berdasarkan pantauan Tribun Jabar di SPBU Cikadut, pertamax masih terlihat diserbu oleh pemotor maupun mobil.

Antrean terlihat ada sekitar belasan motor sampai ke belakang.

Petugas SPBU tampak masih melayani satu per satu konsumen yang hendak membeli pertamax.

Seperti diketahui, pemerintah kembali menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi terhitung efektif sejak Minggu (1/7/2018).

Baca: Kuasa Hukum Roby Geisha Bawa Bukti Kalau Kliennya Dipelet Sang Istri

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved