Ibadah Haji dan Kurban

Calhaj Asal Bandung Barat Dibagi Tiga Kloter, Begini Rinciannya

Calon jemaah haji Kabupaten Bandung Barat (KBB) untuk musim haji tahun ini terbagi tiga. . .

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Fauzie Pradita Abbas
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
PEMBEKALAN DAN PELEPASAN - Calon jemaah haji menghadiri acara Pembekalan dan Pelepasan Calon Jamaah Haji Kota Bandung Tahun 1437 H di Mesjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat, Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung, Rabu (3/8/2016). Kota Bandung pada tahun ini akan memberangkatkan 1.731 calon jemaah haji dengan jadwal pemberangkatan akan dimulai oleh kloter 1 gelombang 1 pada 8 Agustus 2016. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhammad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PADALARANG - Calon jemaah haji Kabupaten Bandung Barat (KBB) untuk musim haji tahun ini terbagi tiga kelompok terbang (kloter), yang mulai berangkat pertama pada 28 Juli 2018.

Sebanyak 1.127 jemaah dari total kuota haji untuk KBB 1.129 jemaah, telah melunasi biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) hingga tahap dua pada 25 Mei 2018.

"Dua orang yang tak melunasi itu beralasan menunda keberangkatan," kata Kasi Haji Kantor Kementerian Agama (Kemenag) KBB, Rahmat Hidayat didampingi Staf Penyelenggara Haji dan Umroh Fikri, Senin (2/7/2018).

Tahapan pelunasan BPIH, kata Rahmat dilakukan dua tahap, yakni tahap pertama pada 16 April-4 Mei 2018 dan tahap kedua mulai 16-25 Mei 2018.

Adapun biaya haji tahun ini setelah disubsidi menjadi sebesar Rp 34.532.190 per orang dari biaya aslinya Rp 62.239.035.

Calon jemaah haji KBB yang terbagi ke tiga kloter, di antaranya kloter 37 sebanyak 404 orang, kloter 59 ada 33 orang bergabung dengan jemaah calon haji Kabupaten Bandung, dan kloter 90 sebanyak 404, di luar petugas TKHI, TPHD, TPHI dan TPIH.

Berdasarkan jadwal yang dikeluarkan Kanwil Kemenag Jabar, nantinya kloter awal Jabar akan masuk asrama haji pada 16 Juli 2018 dan take off sehari berikutnya.

Sementara untuk kloter 37 KBB berangkat pada 28 Juli 2018, kloter 59 berangkat 3 Agustus 2018, dan Kloter 90 berangkat 12 Agustus 2018.

"Mereka yang berangkat tahun ini adalah yang mendaftar pada tahun 2012 lalu. Lalu, bagi yang mendaftar tahun ini harus menunggu 14 tahun untuk pergi haji," ucapnya.

Saat ini, Rahmat mengaku, pihaknya masih menunggu kepastian keberangkatan dan susunan kompisisi petugas, di samping tetap melaksanakan kegiatan manasik kelompok tingkat KUA yang akan digelar pada 6-13 Juli 2018.

Dilanjutkan kegiatan manasik masal tingkat kabupaten 16 dan 19 Juli 2018, serta pembinaan ketua regu dan rombongan yang akan digelar di Ponpes Riyadul Huda, Kecamatan Ngamprah.

"Kami harap semua calon jemaah haji bisa ikut kegiatan itu atau yang tidak sempat mendapatkan undangan diharapkan proaktif dengan datang langsung ke lokasi acara," ujarnya.

Sejauh ini berdasarkan data yang diterima, penyelenggaraan haji di Jawa Barat termasuk yang terbaik dengan nilai persentase 86,87 dari survei nasional 84,85 persen.

Hal itu tak lepas dari pelayanan baik yang diberikan kepada calon jemaah saat berangkat hingga pulang kembali ke tanah air.

"Indikatornya itu ya dari kinerja petugas yang baik, ketaatan dan disiplin jamaah, kerjasama seluruh pihak, dan dukungan pemerintah Arab Saudi, serta doa seluruh jamaah," ujarnya.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved