Senin, 20 April 2026

Piala Dunia 2018

Ternyata Begini Cara Pelatih Perancis ''Kunci'' Pergerakan Lionel Messi

Dalam laga perdana babak 16 besar Piala Dunia 2018, Perancis sukses menyingkirkan Argentina dengan skor 4-3.

Reteurs via Daily.co.uk
Timnas Prancis merayakan gol yang dicetak oleh Kylian Mbappe ke gawang Argentina di Kazan Arena, Jumat (30/6/2018) 

TRIBUNJABAR.ID- Pelatih Perancis, Didier Deschamps, mengungkapkan satu di antara cara menghentikan pergerakan Lionel Messi saat lawan  Argentina di babak 16 besar Piala Dunia 2018 di Kazan Arena, Sabtu (30/6/2018).

Dalam laga perdana babak 16 besar Piala Dunia 2018, Perancis sukses menyingkirkan Argentina dengan skor 4-3.

Gol-gol kemenangan Perancis dicetak oleh Antoine Griezmann (13'-pen), Benjamin Pavard (57') dan Kylian Mbappe (64',68').

Sementara La Albiceleste hanya mampu membalas tiga gol lewat Angel di Maria (41'), Gabriel Mercado (48') dan Sergio Aguero (90').


Pelatih timnas Perancis, Didier Deschamps mengakui keberhasilan timnya mengalahkan finalis Piala Dunia 2014 yaitu dengan cara mengurung sang megabintang, Lionel Messi.

Menurutnya, keputusan Jorge Sampaoli mengubah peran Lionel Messi menjadi false nine sedikit banyak membantu Deschamps.

"Ini adalah pilihan yang dipilih Sampaoli yang berbeda dengan yang ia lakukan sebelumnya, untuk memberikan Messi kebebasan lebih," ujarnya dikutip BolaSport.com dari AS.

"Kami tahu kemungkinan ini bakal terjadi. N'Golo Kante sangat ketat menempelnya, dan kami punya dua kemungkinan: satu, memastikan dia tidak bisa menerima umpan dan kedua, memastikan ia selalu diikuti dengan seksama," ujarnya lagi.

Baca: Resmi jadi Istri Caisar, Intan Sri Mardiani Bantah Pernah jadi Sopir Indadari

Baca: Dalami Perannya sebagai Anak Pantai, Aktris Cilik Maisha Kanna Bela-belain Belajar Selancar di Bali

Meski dengan cara seperti itu, Perancis masih bisa kebobolan tiga gol dalam laga tersebut, dan Lionel Messi mencatatkan dua assist.

Menurut Didier Deschamps, dia tidak kehilangan harapan saat Argentina sempat berbalik unggul 2-1 menyusul gol Gabriel Mercado.

"Saya tidak takut pada apapun. Situasi ini sama dengan saat saya masih aktif bermain; selama wasit belum meniup peluit panjang, segalanya masih mungkin," kata Didier Deschamps.


Eks kapten tim nasional Perancis itu tak menampik bahwa gol Mercado sempat merusak rencana Perancis tetapi dia tidak kehilangan harapan.

"Gol kedua Argentina memang mengguncang Perancis dan kami bisa saja mendapat gol balasan lebih cepat. Namun, saya tidak takut. Selama Anda punya waktu, Perancis bisa menghadapi tim mana saja," tuturnya.

Perancis akan berhadapan dengan Uruguay di babak perempat final pada Jumat (6/7/2018) mendatang.

Sumber: BolaSport.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved